HETANEWS.com - Mabes Polri membeberkan kronologi kasus pedagang wanita yang dihajar preman namun berstatus sebagai tersangka di Sumatera Utara (Sumut). Kasus itu sendiri diketahui sempat membuat heboh belakangan ini.

"Terkait dengan viralnya kasus salah satu pedagang di Pasar Gambir di Sumut dimana viral seorang pedagang yang dianiaya kemudian malah dijadikan tersangka," kata Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Ramadhan menyebut kasus itu sendiri bermula dari penganiayaan pelaku diduga preman berinisial BS terhadap pedagang wanita berinisial LG pada awal Oktober 2021 di Pasar Gambir yang lalu. Pada akhirnya, kasus tersebut berujung pada saling membuat laporan polisi.

"Dan oleh Polrestabes Medan kasus itu dua-duanya ditangani saling lapor dan dua-duanya dinyatakan tersangka," tambah Ramadhan.

Baca juga: Istri Preman yang Hajar Pedagang Wanita Minta Tolong ke Jokowi: Suami Saya Korban, Pak

Setelah kasus tersebut viral di media sosial, Kapolda Sumut meminta Polda untuk menarik kasus tersebut. Polda sendiri melakukan gelar perkara ulang untuk memastikan penetapan status tersangka ini.

"Hari ini sedang dilaksanakan gelar perkara di Polda Sumut di Ditkrimum tujuannya untuk memastikan, meneliti penetapan tersangka yang dilakukan oleh Polsek untuk memastikan duduk perkara persoalannya serta faktor-faktor penyebab kejadian tersebut," paparnya.

Lebih jauh lagi, Ramadhan menyebut ada dua tersangka yang masih berstatus DPO saat ini. Ramadhan meminta kedua DPO tersebut untuk menyerahkan diri.

"Polrestabes mengimbau agar kedua pelaku agar segera menyerahkan diri untuk dilakukan proses selanjutnya," pungkasnya.

Baca juga: Sebut Negara Tak Boleh Kalah dari Preman, Polda Sumut Ambil Alih Kasus Pedagang Dianiaya Malah Jadi Tersangka

Sumber: indozone.id