HETANEWS.com - Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 5-18 Oktober 2021.

Pemberlakuan PPKM kali ini dilakukan dengan penyesuaian pada beberapa faktor. Hal tersebut dikarenakan terdapat beberapa wilayah yang mengalami perubahan dan penurunan level PPKM.

Terdapat beberapa aturan baru yang berlaku pada perpanjangan PPKM kali ini, seperti, masuk mal, kantor, bioskop, dan aturan untuk naik transportasi, termasuk pesawat terbang.

Mengacu pada peraturan sebelumnya, masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang, wajib memakai aplikasi PeduliLindungi.

Akan tetapi, mulai awal Oktober 2021, pemerintah memperbarui aturan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di beberapa sektor.

Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2021. Pemerintah hanya mewajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi di beberapa sektor tertentu.

Pada Imendagri tersebut, pemerintah mewajibkan menggunakan apikasi PeduliLindungi untuk masyarakat saat memasuki beberapa tempat di antaranya, kantor, mal, supermarket, dan biokop.

Akan tetapi, kini masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara menggunakan pesawat terbang tidak perlu menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Berikut beberapa aturan mengenai syarat melakukan perjalanan udara menggunakan pesawat terbang, yang tertuang pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2021, yakni:

1. Syarat naik pesawat terbang

a. Wilayah Non-Aglomerasi (dari dan ke Jawa-Bali)

Apabila masyarakat melakukan perjalanan menggunakan pesawat udara antar kota atau kabupaten di Jawa-Bali dapat menunjukkan beberapa dokumen berikut ini:

- Hasil negatif Antigen (H-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua.

- Hasil negatif PCR (H-2) jika baru memperoleh vaksin dosis 1 (satu).

b. Wilayah Aglomerasi (dalam wilayah Jabodetabek)

Sementara, untuk perjalanan menggunakan pesawat udara dalam wilayah Jabodetabek, masyarakat wajib menunjukkan beberapa dokumen, yakni:

- Wajib menunjukkan hasil negatif antigen (H-1) dengan syarat telah vaksin dua kali.

- Apabila belum mendapatkan vaksin penuh, wajib melampirkan hasil negatif PCR.

2. Perjalanan Internasional

Pembatasan pintu masuk perjalanan penumpang internasional diatur dengan ketentuan sebagai berikut: Pintu masuk udara hanya melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta dan Sam Ratulangi.

Bandar Udara Ngurah Rai Bali akan dibuka pada 14 Oktober 2021 selama memenuhi ketentuan dan persyaratan mengenai karantina, tes, dan kesiapan satuan tugas.

Sumber: tribunnews.com