SIANTAR, HETANEWS.com - Surat usulan pemberhentian Walikota dan wakil walikota Siantar periode 2017-2022 oleh DPRD Siantar ke Pemprovsu menemui titik terang.

Kepala Bagian Otonomi Daerah pada Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprovsu, Ahmad Rasyid Ritonga, Kamis (7/10/2021) dalam keterangannya membenarkan surat itu sudah diterima dan diteken oleh Gubernur.  

Selanjutnya pihaknya akan meneruskan ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri melalui aplikasi Sistem Online Layanan Administrasi (SIOLA). 

"Ya, kemungkinan besok (Jumat) kita sampaikan ke Dirjen (Otda) secara online," ujarnya. 

Menurut Rasyid, dalam hal ini pihaknya hanya meneruskan sesuai kewenangan yang dimiliki. 

"Dengan dasar hasil paripurna DPRD Siantar itulah, pemprov akan meneruskan ke Kemendagri. Selanjutnya kita tunggu petunjuk dari pemerintah pusat," pungkasnya. 

Sebelumnya, DPRD Siantar menggelar rapat paripurna pengusulan pemberhentian Walikota Hefriansyah dan wakil Walikota Togar Sitorus, di ruang Harungguan Bolon DPRD, Selasa 5 Oktober 2021. Paripurna ini turut dihadiri Hefriansyah dan Toogar.

Pengusulan pemberhentian menjelang akan berakhirnya masa jabatan Hefriansyah pada 22 Februari 2022 mendatang. 

Baca juga: DPRD Sepakati Pemberhentian, Hefriansyah: Kami Punya Hak Konstitusi

Adapun hasil keputusan paripurna, DPRD bersepakat mengusulkan pemberhentian dan disampaikan ke Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Sumatera Utara.

Pengusulan pemberhentian ini Berdasarkan ketentuan pasal 78 ayat 2 huruf a Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Usulan pemberhentian ini juga pernah disampaikan oleh Direktur Jenderal Otonomi  Daerah Kemendagri, dengan surat No: 131.12/3649/Otda tanggal 4 Juni 2021 kepada gubernur Sumut yang ditembuskan ke DPRD bersamaan dengan surat pengantar dari Gubsu.

Pelantikan semakin dekat

Dengan disepakatinya usulan pemberhentian tersebut, diyakini penjadwalan pelantikan walikota dan wakil walikota terpilih pada Pilkada Siantar 2020 tak lagi menemui jalan buntu.

Keputusan Mendagri No 131.21-354 tahun 2021, tertanggal 23 Februari tentang pengesahan pengangkatan kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil pemilihan kepala daerah di kabupaten/kota di Sumut, menetapkan dr Susanti Dewayani sebagai Wakil Wali Kota Siantar terpilih hasil Pilkada serentak 2020. 

Pilkada Tahun 2020 itu dimenangkan Paslon tunggal Asner Silalahi dan dr Susanti Dewayani dengan perolehan 87.773 suara melawan kolom kosong dengan perolehan 25.560 suara. 

Pasca pemungutan suara 9 Desember 2020, Wali kota Siantar terpilih Asner Silalahi (59) meninggal dunia karena sakit di RS Columbia Kota Medan pada 13 Januari 2021. 

Pelantikan Wali kota dan wakil hasil Pilkada Siantar 2020 menjadi polemik. Pasalnya akhir masa jabatan [AMJ] Hefriansyah- Togar berakhir pada 22 Februari 2022mendatang.

Hefriansyah dilantik sebagai Walikota oleh Gubsu pada 10 Agustus 2017 menyusul wakilnya Togar Sitorus 12 Januari 2018.

Baca juga: Kandidat Wakil Sebelum dr Susanti Jabat Walikota Definitif