SIANTAR, hetanews.com - DPRD Siantar telah melakukan sidang peripurna pengusulan pemberhentian Walikota Siantar beberapa waktu lalu, menandakan jalan pelantikan untuk Walikota Terpilih dalam Pilkada 2020 lalu telah terbuka lebar, sebab hal ini merupakan jawaban dari hak konsitusi masyarakat Kota Siantar yang telah memberikan suaranya dalam Pemilu kemarin.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu pengamat hukum Willy Sidauruk, Rabu (06/09/2021) dia menyebutkan dengan bersidangnya DPRD Siantar terkait pengusulan pemberhentian Walikota adalah langkah awal jalannya siantar memiliki Walikota Baru.

"Langkah awal sekaligus langkah yang jalannya sudah terbuka lebar menuju pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih,"sebutnya.

Keputusan DPRD Siantar tersebut kata Willy nantinya akan dibawa ke Gubernur kemudian diteruskan ke Kementrian Dalam Negri (Kemendagri) untuk kemudian nantinya menuju pelantikan Walikota Terpilih.

"Mudah-mudahan dengan adanya hal ini, bisa dapat diselesaikan secepat mungkin sehingga bisa Tahun ini Siantar memiliki Walikota Baru,"sebutnya.

Namun agar prosesnya dapat menjadi sebuah prioritas, perlu ada pengkawalan proses tersebut agar menjadi sebuah prioritas baik itu di Gubernur maupun sampai tingkat Kemendagri.

"Bukan semata-mata setelah ini kita bisa tenang terus duduk manis, prosesnya pun harus dikawal terus bagaimana prosesnya bisa menjadi prioritas disana (Gubernur dan Kemendagri),"ucapnya.

Kata Willy Pengawalan ini bukan hanya dilakukan oleh Pemenang Pilkada saja, juga dibutuhkan pengawalan dari seluruh elemen masyarakat Kota Siantar, demi konstitusi yang telah sudah dijalankan oleh warga Siantar.

"Mari bersama-sama kita kawal, agar prosesnya semakin cepat, perlu juga dukungan dari masyarakat Kota Siantar,"tutupnya.