SIANTAR, HETANEWS.com - Status levelisasi PPKM di kota Siantar mengalami penurunan. Saat ini kota Siantar berada PPKM level 2. PPKM Level 2 berlangsung 5-18 Oktober 2021 mendatang.

Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Siantar, Daniel Siregar mengatakan, jika vaksinasi mencapai 50% dan penerima vaksin untuk lansia 40% dikebut hingga tanggal 18 Oktober 2021, Siantar mampu bertahan pada level 2.

Namun jika berpindah ke level 1, menurut Daniel, persentase vaksinasi masyarakat umum harus mencapai 70% dan lansia 60% dan harus dikebut dalam waktu dekat.

"Harapannya ya bagaimana supaya kita bisa level 1, tapi kan di Inmendagri [Instruksi Mendagri] ada beberapa poin untuk mencapai ke level itu," kata Daniel ditemui di Ruang Data Balaikota usai rapat evaluasi PPKM, Rabu (6/10/2021).

Baca juga: Penyekatan Jalan Masih Menunggu Keputusan Pemko

Kelonggaran

Selama PPKM Level 2 penyekatan dan pengalihan lalu lintas di berbagai titik di inti kota dicabut. Hanya ada 2 titik posko penyekatan utama yakni di Jalan Merdeka dan Jalan Parapat.

"Penyekatan di inti kota dibuka tapi masih ada penyekatan di dua titik, di Jalan Medan sama Simpang 2. Minimal ini untuk menyaring orang dari luar kota masuk ke Siantar," ujar Daniel.

Ia menerangkan, merujuk Inmendagri Nomor 48 Tahun 2021, hajatan pernikahan tidak sepenuhnya diberikan izin. Hajatan digelar hanya zona-zona yang dinilai bebas dari penularan covid 19.

Sementara acara adat duka cita diberi izin sama seperti aturan sebelumnya. Namun kegiatan dilarang menutup badan jalan dan acara berlangsung hanya dalam tempo dua hari.

“Contohnya dia daerah A zona merah, itu tidak boleh melakukan pesta, kalau zona oranye boleh tapi terbatas hanya berapa persen undangannya" jelasnya.

Aturan lain, tempat rekreasi, swalayan dan tempat wisata dapat dibuka dengan catatan pengunjung harus memiliki aplikasi peduli lindungi.

"Aplikasi peduli lindungi itu sudah harga mati, tapi kan kita tetap melakukan upaya sosialisasi kepada sektor-sektor usaha yang merasa keberatan karena kekhawatiran sepi pengunjung," kata Daniel.

Baca juga: Siantar-Simalungun Berada di Level 2 PPKM