SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Seorang remaja inisial  MFM (17) asal Kecamatan Bandar, terbukti turut melakukan perampokan dituntut 1 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri [PN] Simalungun yang digelar secara virtual, Selasa (5/10/2021).

Menurut jaksa Weni Julianti Situmorang, perbuatan tersebut dilakukan terdakwa pada Jumat 30 Juli 2021 pukul 22.30 WIB di jalan umum Huta III Nagori Perlanaan. 

Malam itu korban sedang mengendarai Honda Scoopy melintas lalu terdakwa MFM yang berboncengan Honda Vario dengan temannya Dimas (didakwa terpisah) menyalip sepeda motor korban hingga berhenti.

Kemudian MFM mencabut kunci sepeda motornya lalu menempelkannya ke kepala bagian belakang korban, hingga korban sangat merasa ketakutan karena mengira jika dirinya sudah diancam dengan benda tajam. 

Lalu Dimas merogoh kantong korban dan mengambil uang Rp 25 ribu dan sebuah handphone merk ViVo Y20. Kemudian kunci kontak sepeda motor korban dibuang.

 MLM dan Dimas menjual hasil curiannya itu seharga Rp 2.225.000. Perbuatan terdakwa dipersalahkan jaksa melanggar pasal 365 ayat (2) ke-1 dan ke-2 KUHPidana jo UU RI No 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak

Atas tuntutan jaksa, terdakwa didampingi pengacara prodeo dari LBH PK memohon agar hakim meringankan hukumannya dengan alasan sangat menyesal.

 Untuk mendengar vonis, persidangan dipimpin hakim Mince Ginting SH dibantu panitera Ramli ditutup dan dibuka kembali pada Selasa (12/10) mendatang.

Baca juga: Pelaku Ancam Bunuh Korban, Lempar Kunci Motor Lalu Rampas HP