Jakarta, hetanews.com - Muncul sebuah kelompok menamakan diri mereka Relawan Bala Anies. Anggota DPR Fraksi PKB Luqman Hakim Al-Jambi menyebut, partainya menghargai jika saat ini mulai muncul relawan capres 2024.

"PKB tidak mempermasalahkan jika ada orang yang ingin menjadi capres 2024 dan saat ini mulai membentuk tim sukses atau tim relawan. Setiap orang punya hak dan pilihan strategi untuk mencapai cita-cita politiknya," katanya, Selasa (5/10).

Luqman menuturkan, banyak nama yang telah beredar dan dibayangkan oleh sebagian pihak akan maju dalam kontestasi Pilpres 2024. Di antaranya Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, tokoh PDIP Puan Maharani, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kepala BIN Budi Gunawan, Menteri BUMN Erick Tohir dan Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Tentu PKB juga terus mengikuti setiap dinamika, termasuk muncul dan tenggelamnya nama-nama tokoh yang kemungkinan akan berujung pada Pilpres 2024," ujarnya.

Menurutnya, Pilpres 2024 masih jauh dan kesempatan terbuka lebar bagi siapa saja mempersiapkan diri untuk target berkompetisi pada ajang Pilpres mendatang.

"Masyarakat dan partai politik pasti sangat serius mempersiapkan Pilpres yang akan datang agar menghasilkan pasangan capres-cawapres yang mampu memberi harapan baru membangun Indonesia," katanya.

Luqman melanjutkan, saat ini pandemi Covid-19 masih mengancam. Maka prioritas utama PKB adalah membantu pemerintahan Jokowi menangani Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

"PKB memandang, apabila kita sukses mengakhiri pandemi covid-19, maka akan terbuka keleluasaan bagi masyarakat dan partai politik untuk melakukan penyaringan putra-putri terbaik bangsa yang pantas dititipi nasib bangsa ini dengan menjadi Presiden RI 2024-2029," pungkasnya.

Sebelumnya, Muncul sebuah kelompok menamakan diri mereka Relawan Bala Anies. Ketua Relawan Bala Anies, Sismono Laode, menyatakan mendukung gubernur DKI Jakarta itu sebagai Presiden Republik Indonesia.

"Bagi kami, Anies Baswedan menjadi salah satu tokoh yang diimpikan rakyat Indonesia dan layak memimpin Indonesia di masa depan," ucap Laode kepada merdeka.com, Senin (4/10).

Dia mengaku Relawan Bala Anies sudah ada sejak 2020. Meskipun Laode sebagai ketua, mengaku belum pernah bertemu langsung dengan Anies. Alasannya, dikarenakan pandemi sehingga membuat pertemuan dan segala aktivitas dibatasi.

Laode memang tahu sejauh ini belum ada niatan dari Anies untuk maju Pilpres. Menurutnya, Anies memang fokus menyelesaikan segala permasalahan dan menuntaskan program di Jakarta.

"Pak Anies sendiri belum berpikir ke RI 1. Beliau sedang fokus membangun ibu kota dan menuntaskan janji kampanye dan Alhamdulillah sudah sudah hampir semua sudah dituntaskan," ucap Laode.

Berbicara dukungan, Laode mengakui belum ada partai politik secara terbuka menyuarakan Anies sebagai calon presiden. Namun, ia optimis satu saat akan ada partai politik meminang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu maju sebagai calon presiden.

"Kami meyakini bahwa ada kekuatan di luar kehendak manusia. Hampir semua masyarakat tidak menyangka jika Pak Anies bisa menjadi calon Gubernur DKI (karena tidak ada partai). Pun halnya, tidak ada yang menyangka jika Pak Jokowi bisa calon Presiden dari PDIP kala itu. Politik itu ibarat ilmu keajaiban," ujarnya. 

sumber: merdeka.com