Jakarta, hetanews.com - Gubernur DKI Anies Baswedan jadi sorotan setelah dituding minta 'jatah' untuk kampanye antirokok. Surat yang ditulis Anies keapda Founder Bloomberg Philantropies, Michael R Bloomberg yang ramai diperbincangkan di media sosial ini pertama kali diunggah oleh akun @rokok_indonesia.

Dalam surat tertanggal 4 Juni 2019 tersebut, Anies menuliskan situasi terkait konsumsi rokok di Indonesia yang tinggi, termasuk di DKI. Ia menyebut ada 3 juta perokok aktif di Jakarta dan angkanya naik 1 persen setiap hari.

Surat yang viral tersebut juga menyinggung bahwa seluruh masyarakat memiliki hak untuk menghirup udara bersih dan terbebas dari risiko perokok pasif dengan membuat sejumlah kebijakan yang mengacu pada aturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Sejak Agustus lalu, Pemkot DKI Jakarta aktif menindaklanjuti Seruan Gubernur No 8 Tahun 2021 tentang penutupan pajangan rokok di minimarket. Sergub ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan masyarakat terhadap bahaya rokok dan keterkaitannya dengan penyebaran COVID-19.

Seruan tersebut meminta pengelola gedung diminta memasang tanda larangan merokok pada setiap pintu masuk dan lokasi yang mudah diketahui setiap orang dan memastikan tidak ada yang merokok di kawasan dilarang merokok.

sumber: detik.com