SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Proyek pembangunan re branding di lokasi wisata Danau Toba Parapat dipertanyakan warga. 

Warga menilai ada tembok bangunan yang tingginya kurang lebih 2 meter dianggap mengganggu view Danau Toba.

Salah seorang pelaku wisata di Parapat, M Simanjuntak mempertanyakan fungsi tembok yang dibangun sedemikian tinggi.

Tembok itu menutup pemandangan ke Danau Toba jika dilihat dari ruas jalan dan trotoar yang dilewati oleh pengunjung. 

Bangunan tembok pagar yang dibangun itu menutup pemandangan dan eksotisme Danau Toba dari jalur pengguna jalan.

"Tembok ini merusak pemandangan baik dari hotel yang berhadapan di bangunan maupun dari pengguna jalan dan trotoar, bagi tamu yang lewat di lokasi bangunan rebranding tidak bisa menikmati langsung pemandangan Danau Toba tanpa turun dan masuk dalam lokasi bangunan," katanya, Selasa (28/9/2021).

Dia juga meminta pihak konsultan meninjau kembali pemasangan tembok pagar itu dan menyarankan sebaiknya dipasang sejenis kaca atau tiang yang berjarak agar tembus pandang. 

Proyek tersebut hampir saja rampung. Namun dari beberapa bagian pembangunan itu, terlihat adanya item yang tidak sesuai dengan promosi kepariwisataan.

Baca juga: Jalan di Ajibata Banjir Saat Hujan Melanda