HETANEWS.com - Pemerintah akan melakukan strategi khusus untuk aktivitas belajar mengajar.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan hal tersebut seiring dengan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mereview implementasi program Pembelajaran Tatap Muka(PTM).

"Pada kesempatan ini kita ingin melakukan strategi surveillance atau 3T atau deteksi tidak khusus untuk aktivitas belajar mengajar," katanya dalam siaran virtual, Senin(27/9).

Dia mengungkapkan, jika strategi tersebut berhasil nantinya akan diterapkan dalam aktivitas masyarakat lain. Mulai dari perdagangan, wisatawan dan keagamaan.

"Karena kebetulan ini mulai secara masif dan kita sadar bahwa kita harus melakukan PTM ini. Karena banyak term disbenefit kalau kita tunda, makanya kita fokus sekali melakukan advance surveillance untuk aktivitas PTM," ungkapnya.

Budi menjelaskan strategi tersebut dilakukan untuk mempersiapkan perubahan perilaku masyarakat dari pandemi ke endemi. Sehingga nantinya kegiatan bisa dilakukan secara normal tetap dengan protokol kesehatan yang baik.

"Karena sekarang kita sudah bisa menurunkan laju penularan kita konsentrasi ke dua strategi yang sifatnya di sisi hulu lebih proaktif. Yaitu strategi prokes atau perubahan perilaku atau 3M dan strategi surveillance atau deteksi atau 3T," pungkasnya.

Sumber: merdeka.com