MOJOKERTO, HETANEWS.com - Satgas TMMD Reguler Ke-112 Kodim 0815/Mojokerto bersama masyarakat setempat terus mengebut menuntaskan pembangunan Jalan Usaha Tani di Dusun Bantal Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Sejak TMMD Ke-112 dibuka secara resmi pada 15 September 2021 lalu, hingga hari ini pelaksanaan TMMD sudah memasuki hari ketigabelas. Sejumlah target sasaran fisik capaiannya sudah menunjukan hasil, demikian pula dengan sasaran kegiatan non fisik yang sudah separo target dari total kegiatan. Untuk sasaran fisik, pembangunan JUT pengerjaannya tergolong lebih cepat.

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H., melalui Danramil 0815/17 Trawas Kapten Arh Suminto yang ketempatan lokasi TMMD Ke-112, mengungkapkan, memasuki hari ketigabelas, sasaran fisik TMMD sudah mulai tampak hasilnya. Dari lima sasaran fisik, Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) capaiannya lebih cepat dari target waktu.

“Pembangunan JUT yang merupakan program Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Mojokerto, volume 325 meter x 2,5 meter sudah hampir rampung, tinggal menyelesaikan dan merapihkan bagian kecil saja seperti bedengan dan gorong-gorong saluran air yang melintasi JUT, posisinya melintang”, ungkapnya Senin (27/09/2021).

Untuk diketahui, pembuatan dan pemasangan gorong-gorong saluran air dengan panjang 3 meter dan lebar 0,5 meter terletak di 15 meter dari titik awal pembangunan JUT. “Pembuatan gorong-gorong saat ini sedang dikerjakan Satgas TMMD bersama warga, masih tahap penggalian saluran”, terangnya.

“Mulai hari ini dilakukan penggalian secara manual dan dipastikan dalam tiga hari selesai, setelah itu tinggal memasang gorong-gorong dilanjutkan menutup dan merapihkan badan jalan bekas galian. Paling tidak tiga hingga empat hari lagi sudah selesai”, tambahnya.

“Dengan adanya JUT ini, diharapkan mobilitas Alsintan, pupuk maupun hasil produksi pertanian semakin mudah sehingga petani setempat semakin termotivasi untuk meningkatkan kapasitas produksi pangan”, tutupnya.

Pantauan di lapangan, tampak personel Satgas TMMD dari SSK gabungan mengerjakan penggalian saluran air untuk pemasangan gorong-gorong, dilakukan secara manual menggunakan linggis, garpu, gancu dan cangkul. Terpantau pengerjaan JUT secara keseluruhan capaiannya sudah dikisaran 90 persen lebih. 

Sekedar informasi, pembangunan JUT ini dimaksudkan untuk memudahkan akses transportasi para petani di kawasan pertanian sehingga lebih mudah dalam beraktivitas di lahan pertanian yang banyak ditanami padi, ubi cilembu, sayuran, kacang, jagung dan palawija lainnya.