SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Polisi dari satuan reserse krimal Polres Simalungun mengamankan 3 orang pria pelaku pencurian kasus sepeda motor. Penangkapan dilakukan setelah polisi mendapat laporan dari korban

Awalnya, Kamis tanggal 16 September 2021, Polisi mengamankan terduga pelaku bernama Wisnu diketahui berada di Jalan Viyata Yudha, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar.

Pelaku dilaporkan mencuri Sepeda motor Supra X-125 dari parkiran Masjid An-nur Rahmat di Nagori Totap Majawa Kabupaten Simalungun, Rabu 8 September 2021 sekitar pukul 05.00 Wib.

Wisnu mengaku melakukan pencurian bersama dengan seorang temannya berinisial ‘A. Ia juga mengakui telah menjual sepeda motor kepada RIZAL di daerah Pantai Cermin.

Setelah dilakukan pengejaran, Jumat tgl 17 September 2021 M Rizal ditemukan dari rumahnya di Dusun II Desa Kota Pari, Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai.

Kepada polisi, dia mengatakan sepeda motor telah diserahkan kepada Fera untuk dijual kembali dengan terlebih dahulu mengganti nomor mesin dan nomor rangka sepeda motor Honda Supra-X warna hijau tersebut.

Pada 19 September 2021 polisi menangkap Tengku Azfera alias Fera di Dusun II Desa Sugiharjo Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang bersama dengan 1 unit sepeda motor Honda Supra-X 125 dengan kondisi nomor rangka beserta nomor mesin sudah di dirubah.

Motor KLX

Pelaku Wisnu juga mengakui bahwa ia bersama temannya "S" juga mengambil Sepeda Motor Kawasaki KLX dari parkiran halaman Masjid tepatnya di Jl. Sudirman Masjid Ar Rahman Kelurahan Pematang Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun.

Diketahui peristiwa pencurian itu terjadi pada hari Jumat tanggal 23 Juli 2021 sekira pukul 16.30 wib. Sesuai Laporan Polisi No: LP/ B/ 32/ VII/ 2021/ SPKT/ Polsek Raya/ Polres Simalungun/ Polda Sumatera Utara, tanggal 26 Juli 2021.

Wisnu mengatakan, bahwa Sepeda motor yang diambilnya itu dijual kepada Elvis Hawanda warga Lubuk Pakam.

Elvis kata dia, telah menjual kembali kepada Julianto Alias Bajol warga Panai Hulu Kabupaten Labuhan Batu melalui temannya warga Lubuk Pakam bernama Sapri.

Setelah kembali diamankan, Julianto mengatakan bahwa KLX yang dibelinya telah dijualkan kembali kepada temannya "S", juga warga Panai Hulu Kabupaten Labuhan Batu.

Baca juga: Cerita Puluhan Tahun Jadi Pemulung di TPA Tanjung Pinggir