KEPRI, HETANEWS.com - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara [Ditpolairud] Polda Kepri melakukan tindak lanjut atas penangkapan kapal dan awak buronan Pemerintah Kamboja, MT Strovolos.

Dari penangkapan tersebut ada 19 anak buah kapal [ABK] yang turut diamankan dan dilakukan pemeriksaan oleh Ditpolairud Polda Kepri.

Penangkapan kapal tersebut menyusul red notice yang dikeluarkan oleh kedutaan Kamboja pada 24 Juli 2021

Direktorat Polairud Polda Kepri, AKBP Marudut Liberti Panjaitan mengatakan, pihak berwenang Indonesia diminta untuk melakukan penangkapan atas dugaan mencuri sekitar 300.000 barel minyak mentah Kamboja.

Liberti menjelaskan, pihaknya saat ini akan melaksanakan koordinasi dengan NCB Interpol & Divhubinter Polri terkait tindak lanjut arrest warrant terhadap 19 Red Notice ABK.

Pihaknya juga melaksanakan Interogasi terhadap 7 ABK MT. Strovolos dan Norberto selaku agen kapal. Kemudian melaksanakan gelar perkara awal lanjutan terkait hasil pemenuhan alat bukti.

“Jumlah muatan diatas kapal  38.075.000 Matriks Ton minyak mentah,” kata AKBP Marudut Liberti Panjaitan melalui keterangan tertulis kepada Hetanews, Senin (27/9/2021).

Sementara itu, Kapten Kapal MT Trovolos atas nama Mr Sazzeedeen S.M  divonis 15 hari dari pengadilan (24 September 2021- 8 Oktober 2021), yang keberadaannya diketahui di Rutan Barelang Batam.

Sejauh ini pihaknya telah melakukan sejumlah tahapan penanganan di Polda Kepri. Diantaranya:

Pada Jumat, 24 September 2021 Pukul 18.30 WIB: Personil Ditpolairud Polda Kepri Menerima Tembusan 19 Red Notice Thd 19 Anak Buah Kapal MT. Strovolos 

Sabtu, 25 September 2021 Pukul 00.31 WIB: Personel Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri & Personel Subdit Patroli Ditpolairud Polda Kepri Melaksanakan Pengamatan Umum Thd MT. Strovolos Di Perairan Pulau Putri Nongsa - Batam - Kepri

- Pukul 01.00 WIB: Personel Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri Melaksanakan Interogasi Thd 10 Anak Buah Kapal MT. Strovolos Di Ruangan Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri

- Pukul 09.15 WIB: Personel Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri Melaksanakan Gelar Perkara Awal Di Ruangan Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri.  

Rekomendasi Pelaksanaan Gelar: Melengkapi Arrest Warrant Dari Pemerintah Kamboja Kepada Ditpolairud Polda Kepri Melalui NCB Interpol & Divhubinter Polri

- Pukul 12.15 WIB: Personel Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri Melaksanakan Koordinasi dengan Imigrasi Batam Terkait Status Red Notice Thd 19 Paspor Anak Buah Kapal MT. Strovolos. 

Hasil Kegiatan: Bahwa Benar 19 Paspor Anak Buah Kapal MT. Strovolos Dgn Status Red Notice 

- Pukul 15.00 WIB: Personel Kapal Patroli Korpolairud Baharkam Polri & Personel Subdit Patroli Ditpolairud Polda Kepri Melaksanakan Monitoring Optimal Thd MT. Strovolos Beserta Anak Buah Kapal Sbg Obyek Penyelidikan (Red Notice) Di Pulau Putri - Nongsa - Batam - Kepri

- Pukul 15.00 WIB: Personel Kapal Patroli Korpolairud Baharkam Polri & Personel Subdit Patroli Ditpolairud Polda Kepri Melaksanakan Monitoring Optimal Thd MT. Strovolos Beserta Anak Buah Kapal Sbg Obyek Penyelidikan (Red Notice) Di Perairan Tanjung Pinggir-Sekupang - Batam - Kepri.

Kronologi Kapal MT. Strovolos

26 Juli 2021: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Direktorat Jenderal Asia Pasifik & Afrika Mengeluarkan Surat Terkait Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Permohonan Bantuan Oleh Pemerintah Kamboja Untuk Menangkap Kapal Tanker MT. Strovolos

27 Juli 2021: Lanal Batam Melakukan Penegakkan Hukum Thd MT. Strovolos & 19 Anak Buah Kapal Terkait UU Pelayaran (Nahkoda Melakukan Lego Jangkar Tidak Memberitahukan Kepada Syahbandar)

29 Juli 2021: NCB - Interpol Mengeluarkan 19 Red Notice Thd 19 Anak Buah Kapal MT. Strovolos Atas Permintaan Negara Kamboja

28 Juli 2021: Pengadilan Phnom Penh Mengeluarkan Surat Nomor: 802 Tentang Penangkapan Awak Kapal & Penyitaan Kapal MT. Strovolos

2 Agustus 2021: NCB Phnom Penh: Mengeluarkan Surat Permohonan Bantuan Pengembalian Kapal & Pemulangan ABK Kapal MT. Strovolos Ke Kamboja

22 September 2021: Pengadilan Negeri Kota Batam Mengeluarkan Putusan Thd Nahkoda Kapal MT. Strovolos An. Sazzeeden S.M (Vonis 15 Hari Penahanan Di Lapas Batam)

 24 September 2021: Dirjen AHU Kemenkumham RI Mengeluarkan Surat Nomor: AHU.5.AH.012.01-77 Tentang Tindak Lanjut Permintaan Mutual Legal Assistance (MLA) Dari Pemerintah Kamboja Terkait Kapal MT. Strovolos.

Baca juga: Buronan Kamboja Ditangkap Dirpolairud Polda Kepri