Medan, hetanews.com - Pungutan liar (pungli) yang dilakukan dua preman di Pasar Sambu, Kota Medan, viral di media sosial. Kedua preman yang memalak uang pedagang itu telah ditangkap tak jauh dari pasar tersebut.

Roni (29) dan Selfi (35) tak segarang seperti di video ketika diamankan petugas. Roni tampak lesu. Padahal dalam video yang beredar, Roni mengaku tak takut dengan polisi.

Kapolsek Medan Barat AKP Tina mengatakan, Roni telah menyesal dan meminta maaf karena telah menantang aparat penegak hukum.

“(Sekarang) si pelaku (Roni) udah menyesal, kita sudah sempat, marah karena (dia) menantang petugas,” kata Tina, Kamis (23/9).

Tampang Dua Preman di Medan yang Pungli ke Pedagang dan Tantang Polisi
Roni saat berada di Mapolsek Medan Barat.
Tampang Dua Preman di Medan yang Pungli ke Pedagang dan Tantang Polisi (1)
Selfi saat berada di Mapolsek Medan Barat

Saat diinterogasi, kedua pelaku mengaku kerap memalak pedagang setiap harinya. “Untuk pengakuan pelaku, ini kerap dilakukan tiap hari, lebih kurang 16 warung yang dimintai sama mereka, Rp 2.000, (katanya), untuk uang pembinaan suatu organisasi,’’ imbuhnya.

Sebelumnya, viral video yang diunggah oleh pedagang bernama Dameria. Ia tak tahan dengan pemalakan yang dilakukan oleh preman tersebut setiap harinya.

Dalam video itu, Dameria menolak memberikan uang kepada preman. Melihat respons itu, preman tersebut marah. Bahkan menantang pihak kepolisian.

"Kau panggil semua orang polsek, enggak takut aku," ujar preman tersebut.

sumber: kumparan.com