SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Para petani, pengusaha dan para pelaku UMKM berkumpul menyatakan sikap dan tekad untuk menjadi pengurus Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) Kabupaten Simalungun. 

Dalam pertemuan terbatas dengan menjalankan prokes, di Sekretariat LPER Simalungun, Jalan Besar Sinaman II  Pamatang Sidamanik, lahir komitmen bersama untuk berkolaborasi mencapai tujuan. 

David Simbolon STh, yang mendapat mandat sebagai Ketua LPER Simalungun mengatakan, LPER hadir sebagai wadah perjuangan untuk maju bersama.

“Hanya kita yang mengerti kita, artinya dalam segala persoalan rakyat di daerah, khususnya di desa, dominan dipahami oleh orang itu sendiri, sehingga perlu sinergi membangun diri,” kata David dalam keterangan tertulis, Rabu (22/9/2021)

“Setelah kita mampu membangun meningkatkan kualitas diri, maka kita akan mengimplementasikan keberhasilan itu membangun sesama dan masyarakat luas,” katanya menjelaskan.

David menuturkan, cara terbaik berkarya bagi sesama adalah dengan mempersiapkan diri sendiri. 

“Diri sendiri itu adalah kami sebagai anggota atau pengurus, juga LPER sebagai rumah perjuangan. Karena faktanya sangatlah sulit kita mau berbakti bagi masyarakat bila kita sendiri belum siap untuk berbuat,” ungkapnya.

Dari beberapa pengurus yang hadir dalam pertemuan tersebut, ada kesepakatan untuk mengembangkan komoditas pertanian, sebagai solusi di masa pandemi dengan gerakan merubah tantangan menjadi peluang.

Salah satu pengurus yang berasal dari Haranggaol, Ibu boru Simarmata telah berhasil mengembangkan olahan jahe merah menjadi bumbu penyedap makanan. 

Demikian juga dengan ibu Giati dari Pamatang Sidamanik. Ia bersama kelompoknya telah berperan menjaga lingkungan, dengan program BANK SAMPAH. Lingkungan pun bersih, ekonomi pun terbantu dari hasil penjualan sampah daur ulang. 

Kedepan, lanjut David, LPER Simalungun akan mengunjungi beberapa desa, menggali potensi utama desa yang dapat dikembangkan. 

“Kalo memang sektor pertanian, maka komoditas apa yang bisa dikembangkan untuk dijadikan peluang, apakah tanaman porang, telah benang, atau desa wisata pun bisa,” jelasnya.

Ia berharap kehadiran LPER Simalungun menjadi berkat bagi masyarakat desa dan meraih kesempatan seluas-luasnya untuk sejahtera.

Baca juga: RSI Dukung Budidaya Ikan Lele Untuk Usaha Pemuda Ajibata