TEBINGTINGGI,hetanews.com, -Dua mantan napi dengan kasus berbeda,yaitu satu kasus narkoba dan satu lagi kasus perjudian, kembali buat ulah, kali ini mereka melakukan tindakan pencurian dan berhasil diamankan warga yang kemudian dibawa ke Polsek Padang Hilir, anehnya kedua tersangka tak ditahan oleh pihak Kepolisian. 

Dua mantan napi  yang diduga pelaku pencurian berinisial HN (34) dan MR (30) keduannya warga Jln.Simalungun, Gg Plamboyan,Kelurahan Satria, Kec. Padang Hilir Kota Tebing Tinggi, dan korban atas nama Muklis (24) Warga Jln.Batu Bara, Lingk 5, Kel. Satria, Kec. Padang Hilir.

Informasi yang dihimpun wartawan dari beberapa warga mengaku kecewa karena tidak ditahannya kedua tersangka, karena warga merasa kedua pelaku sudah meresahkan.

"terus terang kami merasa kecewa dengan proses hukum yang dijalankan Polsek Padang Hilir, yang tidak menahan kedua pelaku. Dimana dari kedua pelaku ini setelah keluar bukannya dia memperbaiki diri dan beradaptasi dengan lingkungan kembali, namun malah melakukan pencurian."ucap kesal dari  beberapa warga

Muklis selaku korban juga mengungkapkan kekecewaan nya sebab jelas-jelas kedua pelaku tertangkap basah oleh warga melakukan tindakan pencurian. 

"kedua pelaku tersebut sudah jelas jelas ketangkap warga karena mencuri rak bunga milik saya dan diserahkan ke Polsek untuk diproses, namun kedua pelaku tidak bisa ditahan dengan alasan dari pihak Polsek, dimana kerugian korban akibat perbuatan kedua pelaku hanya Rp. 400.000, atau dibawah dua juta,"kata Muklis.

Plt Kapolsek Padang Hilir Iptu. Mulyono yang didamping Kanit Reskrim Ipda J.Manurung saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa kedua pelaku sudah diproses dan tidak bisa menahan pelaku. 

"hanya saja kedua pelaku saat ini disebut dengan tahanan luar yang dijamini salah satu penjamin menunggu proses sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) No 2 Tahun 2012 tentang Penyelesaian Batasan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan Jumlah Denda dalam KUHP."jelas Plt Kapolsek Padang Hilir.

Amatan wartawan lokasi kejadian sempat dipenuhi warga karena tidak terima kedua pelaku tidak dilakukan penahanan oleh pihak Kepolisian.