SIMALUNGUN, Hetanews.com - Deddy Sanjaya (37) bertempat tinggal di Marihat Bayu Nagori Bah Joga Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi Kabupaten Simalungun, dihukum 4 tahun penjara potong tahanan sementara yang telah dijalani. Putusan hakim Pengadilan Negeri Simalungun tersebut konform (sama) dengan tuntutan jaksa Juna Karokaro SH.

Dalam persidangan, terdakwa didampingi pengacara Posbakum PN Simalungun dari LBH PK Bismar Siahaan SH membenarkan hal itu kepada hetanews, Senin (20/9). 

"Deddy Sanjaya divonis 4 tahun,sama dengan tuntutan jaksa, " katanya.

Menurut hakim Mince Ginting, Aries Ginting dan Dessy Ginting, terdakwa Deddy terbukti bersalah melanggar pasal 127 (1) UU RI No 35/2009 tentang penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri. Sabu sebanyak 0,25 gram merupakan sisa sabu yang telah digunakan terdakwa.

Terdakwa ketika ditangkap petugas Satnarkoba Polres Simalungun pada Rabu, 10 Pebruari 2021 sedang berada di rumahnya. Kepada petugas mengakui membeli sabu seharga 150 ribu dari Angga (DPO) di Simpang Bah Joga.         

Petugas menyita barang bukti sisa sabu 0,25 gram dan peralatan hisap sabu berupa bong terbuat dari botol bertutup merah, tiga buah pipet, kaca pirek dan sebuah mancis.    

Penggeledahan yang dilakukan petugas di rumah terdakwa, berdasarkan adanya informasi jika terdakwa ada menyimpan atau memiliki sabu. Barang bukti sabu dan peralatan hisap sabu disita dari bawah lemari. 

Sebelumnya, terdakwa mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Hal yang memberatkan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika.