MEDAN, HETANEWS.com - Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution mengumumkan nama 12 calon direksi yang lulus untuk menahkodai tiga Perusahaan Daerah (PD) milik Pemkot Medan yakni PD Pasar, PD Pembangunan dan PD Rumah Potong Hewan (RPH).

Dari sejumlah nama yang diumumkan tersebut ada satu nama yang asing dan tidak populer di semua bidang. Dialah Suwarno yang ditetapkan sebagai Direktur Utama PD Pasar Medan.

Ternyata Suwarno berlatar belakang pedagang. Ia telah puluhan tahun berjualan di Pasar Petisah Medan. Suwarno lulus dalam seleksi calon direksi dan memimpin BUMD yang  tugasnya akan mengurusi pasar.

1. Suwarno mengakui sudah 29 tahun menjadi pedagang kelapa di Pasar Petisah Medan

Suwarno, Dirut PD Pasar Medan yang baru (Dok.IDN Times/istimewa)

Ditemui usai resmi diumumkan oleh Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Suwarno tampak sumringah bercampur haru.

"Saya ini pedagang kelapa, sudah 29 tahun di Pasar Petisah Medan. Selama ini kita bersama teman-teman terus memperjuangkan aspirasi terutama yang berkaitan dengan kepentingan pedagang. Hari ini saya dipercaya membawa aspirasi kawan-kawan, dan ini akan saya lakukan," ujarnya.

Ditanya hal apa yang akan dilakukan setelah menjabat sebagai orang nomor satu di Perusahaan Daerah Pasar itu, Suwarno dengan tegas mengatakan akan menyelaraskan dengan program Walikota Medan yakni bersih-bersih pasar.

Bersih-bersih yang dimaksud kata Suwarno, menciptakan suasana bersih di pasar tradisional sehingga menjadi tempat yang nyaman bagi pedagang dan pembeli

"Kita akan gerakkan seluruh stakeholder di pasar untuk menciptakan pasar yang bersih sehingga nyaman bagi pedagang maupun pembeli yang datang. Karena yang paling penting itu adalah faktor kenyamanan, kalau bersih pasti nyaman pembeli, dan kalau nyaman pasti berbelanja akan enak," ujarnya.

2. Ingin menciptakan keamanan di pasar tradisional

Ilustrasi Pasar (IDN Times/Besse Fadhilah)

Menurut Suwarno, kebersihan di pasar tradisional sudah lama menjadi harapan pedagang selain persoalan kutipan liar, aset dan parkir. Oleh sebab itu, bersama direksi PD Pasar akan bekerja keras mewujudkan hal itu.

"Ke depan, setelah saya dipercaya menaungi PD Pasar, aspirasi para pedagang ini akan saya wujudkan dan lakukan pembenahan," ungkapnya.

Hal lain yang akan segera dilakukan oleh Suwarno adalah menciptakan keamanan di pasar tradisional. Dirinya kepingin mengubah mindset bahwa, pasar tradisional adalah tempat bersarangnya kriminal.

3. Suwarno: Pemasangan kamera CCTV di sudut-sudut penting untuk mengawasi apa yang terjadi di pasar

Ilustrasi CCTV (Unsplash/Kyaw Tun)

Lanjutnya, dalam beberapa waktu yang lalu terjadi peristiwa perampokan toko emas yang menghebohkan Kota Medan yang terjadi di Pasar Tradisional Simpang Limun.

"Memang itu bukan di bawah wewenang PD Pasar, tapi kita belajar dari situ bahwa penting meningkatkan keamanan, salah satunya seperti yang dicanangkan pak walikota yakni pemasangan kamera CCTV di sudut-sudut penting untuk mengawasi apa yang terjadi di pasar," ujarnya.

4. Selanjutnya, Suwarno berencana akan berkoordinasi kepada penegak hukum

Ilustrasi pasar tradisional. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww)

Kata Suwarno, selain itu dirinya berencana akan berkoordinasi kepada penegak hukum yakni kepolisian dalam upaya memberikan kenyamanan dan kemanan bagi masyarakat yang berbelanja.

"Tentu ini akan berkoordinasi dulu ya dengan pihak kepolisian ya, dalam hal menjamin masyarakat yang berbelanja, kan membawa barang-barang atau uang, sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan," ucapnya.

Baca juga: Penjual Kelapa di Medan Jadi Direktur PD Pasar

Sumber: idntimes.com