SIANTAR, hetanews.com - Vaksinasi khusus pelajar sebagai salah satu syarat dilaksanakannya Pembelajaran Tatap Muka sudah mulai dilakukan di Kota Siantar, Kamis (16/9/2021) di Yayasan Perguruan Sultan Agung.

Kasubbag TU Dinas Pendidikan Koylta Siantar, Awaludin diwawancarai tim hetanews mengatakan vaksin sebagai salah satu syarat ini akan berkelanjutan pelaksanaannya.

"Guru-guru kan sudah divaksin semuanya tinggal siswanya aja. Jadi mulai hari ini siswa divaksin, inilah nanti berkelanjutan tinggal nunggu jadwal dari Dinkes. Mungkin ini salah satu persyaratan tatap muka. Kita udah usulkan rekomendasi dari cabdis untuk tatap muka tapi kan kita keputusan Walikota masih belum bisa," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa saat ini ada beberapa sekolah yang sedang menjalani masa uji coba dengan kuota maksimal 1 kelas hanya terisi 10-15 siswa.

"Kan udah ada sekolah yang melakukan uji coba. 1 kelas itu paling 15 atau 10 siswa. Tapi kalaupun nanti ada tatap muka, itu 50% saja pakai jam dia, 2 jam sehari dan pakai jadwal," tambahnya lagi.

Kepala Sekolah SMA N 4, Rudolf Manurung M.Pd dilokasi yang sama menyebutkan sekolahnya sudah memberlakukan uji coba sejak Maret lalu, ia merasa siap jika diberlakukan PTM dalam waktu dekat.

"Bulan maret lalu sudah mulai uji coba. Waktu itu bulan maret kelas XII-nya sudah gak ada kan. Tapi ini 33%, pakai jadwal dia, pertingkatnya 2 hari gitu masuk sekolahnya. Jadi kalaupun tatap muka, kami sudah siap," kata Rudolf.

Ia berharap vaksinasi untuk siswa ini terus berkelanjutan agar tak ada rasa was-was jika siswa kembali belajar di sekolah.

"Harapannya vaksin ini dipercepat lagi. Sehingga anak-anak yang sudah divaksin artinya bisa bersemangat dan tidak terlalu khawatir apalagi orang tuanya kan. Karena anak-anak ini sudah rindu masuk sekolah," harapnya.