HETANEWS.com - Emma Raducanu memukau mata dunia usai menjuarai US Open 2021. Ada banyak fakta menarik sebetulnya tentang petenis Inggris Raya ini. Raducanu mengalahkan Leylah Fernandez di final US Open 2021.

Pada akhirnya, petenis 18 tahun itu membawa pulang trofi turnamen tenis Grand Slam pertamanya. Tak pelak, prestasinya ini membuat Raducanu kian dielu-elukan publik.

Banyak orang yang kemudian penasaran tentang sosok Raducanu. Mengutip dari BBC, berikut fakta-fakta menarik terkait Raducanu. Silakan disimak.

1) Emma Raducanu Adalah Pencinta Balapan

Emma Raducanu sewaktu kecil. Foto: Instagram/@emmaraducanu

Emma Raducanu kini memang dikenal sebagai petenis profesional. Akan tetapi, ia sejatinya telah mencoba berbagai olahraga, termasuk memacu diri di lintasan balapan.

Jadi, saat berusia 5-8 tahun, Raducanu biasa melakukan balapan go-kart di garasi bus di Streatham sebelum pindah ke trek yang layak. Sejak usia sembilan tahun, dia juga menjajal motorcross.

Hobi itu bahkan masih dilakukannya sampai sekarang. Di waktu senggangnya, Raducanu masih suka bermain go-kart dan motorcross.

Sehari setelah menjuarai US Open 2021, ia juga menyempatkan diri menonton F1 GP Italia via televisi. Selain balapan dan tenis, Raducanu juga meminati berbagai olahraga lain. Misalnya adalah menunggang kuda, menari, golf, ski, basket.

2) Emma Raducanu Fasih Berbahasa China & Rumania

Emma Raducanu mengembalikkan bola pada pertandingan final US Open melawan Leylah Fernandez di USTA Billie Jean King National Tennis Center. Foto: Robert Deutsch/USA Today/via REUTERS

Emma Raducanu adalah anak dari ayah seorang Rumania, Ian, dan ibu seorang China, Renee. Jadi, selain berbahasa Inggris, atlet yang lahir di Kanada itu juga pandai berbicara dengan bahasa negara asal kedua orang tuanya.

Raducanu mengatakan dia cukup mampu berbahasa Mandarin. Maka dari itu, ia juga suka menonton acara televisi Taiwan. Raducanu juga telah berbicara sebelumnya tentang kenangan indahnya mengunjungi neneknya, Mamiya, di Bucharest, Rumania. Ia senang makanan neneknya.

"Saya kembali beberapa kali dalam setahun, tinggal bersamanya, melihatnya. Sangat menyenangkan. Saya suka makanannya, jujur saja," katanya.

"Maksud saya, makanannya luar biasa. Dan masakan nenek saya juga istimewa. Saya punya hubungan dengan Bucharest," lanjutnya.

3) Emma Raducanu Satu Almamater dengan Peraih Medali Olimpiade

Emma Raducanu Foto: TIMOTHY A. CLARY/AFP

Emma Raducanu adalah lulusan Newstead Wood School di Orpington, Inggris. Di sana, juga bersekolah Dina Asher-Smith, sprinter Inggris yang pernah menjadi juara dunia 2019 dan peraih medali perunggu di Olimpiade 2020.

Namun, mereka tidak pernah ada di sana pada saat yang sama. Asher-Smith tujuh tahun lebih tua dari Raducanu. Raducanu terbilang anak yang pintar di bangku sekolah. Buktinya, ia bisa meraih nilai A untuk pelajaran matematika dan ekonomi.

4) Emma Raducanu Latihan di Garasi

Emma Raducanu Foto: ED JONES/AFP

Emma Raducanu melakukan debut undian utama Tur WTA di Nottingham Open pada Juni 2021. Kala itu, ia dikalahkan oleh rekan senegaranya, Harriet Dart, di babak pertama.

Sebelumnya, Raducanu merasakan periode tanpa kompetisi tenis karena kebijakan lockdown di Inggris yang disebabkan oleh pandemi corona. Maka dari itu, ia latihan saja sulit, bahkan harus di garasi.

"Selama lockdown, dia selalu bermain di luar melawan garasi. Cuaca juga tidak menghentikannya, baik hujan atau cerah," kata seorang tetangga.

5) Emma Raducanu Sudah Banyak Prestasi Sejak Muda

Emma Raducanu menjuarai final US Open usai mengalahkan Leylah Fernandez di USTA Billie Jean King National Tennis Center. Foto: Robert Deutsch/USA Today/via REUTERS

Potensi Emma Raducanu sudah jelas sejak usia dini. Dia sebelumnya pernah memenangi gelar nasional Inggris di level U-9, U-12, dan U-16, serta mengeklaim gelar junior ITF pertamanya di usai 13 tahun dan mencapai perempat final di Wimbledon pada 2018.

Dia bersinar di Wimbledon sebagai wildcard pada Juni lalu, saat dia mencapai putaran keempat pada debut utamanya. Itu menjadikannya wanita Inggris termuda yang mencapai 16 besar turnamen tersebut di era Terbuka.

Sekarang, berkat menjuarai US Open 2021, Raducanu menjadi wanita Inggris pertama yang memenangkan Grand Slam setelah 44 tahun lamanya. Ia diprediksi akan mencapai lebih banyak gelar lagi di waktu mendatang.

Sumber: kumparan.com