HETANEWS.com - Ribuan ikan dan hewan air di Sungai Sei Sirah, Kecamatan Besitang Hilir, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mati. Diduga sungai tersebut tercemar limbah karena warna air berubah menjadi hitam.

Pihak Pemerintah Kabupaten Langkat telah turun melakukan pengecekan ke lokasi dan mengambil sampel air dari sungai tersebut.

"Sesuai dengan laporan masyarakat banyak ikan yang mati. Jadi kami dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kelautan dan Perikanan meninjau lokasi. Selanjutnya kami mengambil sampel air," kata Kepala Dinas Lingkugan Hidup Langkat, Iskandar Zulkarnaen Tarigan, saat dikonfirmasi, Rabu (15/9/2021).

Ia mengatakan, saat melakukan pengecekan bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Henri Tarigan, pihaknya menelusuri sungai dengan sampan.

"Sampel itu sudah dikirim ke provinsi. Hari Senin dikirim sampelnya. Jadi 14 hari kedepan kita tunggu hasilnya," jelasnya.

Jika hasil sampel yang dikirim diketahui ada pencemaran, mereka akan meminta keterangan terhadap pabrik yang berada di sekitar sungai tersebut.

"Ada pencemaran berarti ini akan kita tindak lanjuti ke peruahaan-perusahaan disekitar sungai itu. Sementara ini ada tiga perusahaan yang diduga limbahnya masuk ke sungai itu," imbuhnya.

Dugaan limbah dari tiga perusahaan itu yang mengalir karena perusahaan itulah yang paling memungkinkan mencemari Sungai Sei Sirah.

"Sungai itu semacam teluk aja. Makanya kita perkirakan pencemaran terjadi disekitar teluk itu saja. Kita akan menyelesaikan persoalan ini sampai tuntas," tukasnya.

Sumber: suara.com