HETANEWS.com - Baru-baru ini warga Medan dihebohkan dengan kabar diringkusnya komplotan perampok bersenjata api di dua toko emas Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamaraja, Kota Medan.

Namun satu dari empat perampok tersebut tewas ditembak personil polisi, karena berusaha melawan ketika dibawa untuk pengembangan. Bahkan, saat ini identitas komplotan perampok tersebut terkuak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari matatelinga.com, ternyata  komplotan perampok tersebut merupakan sindikat perampok yang pernah melakukan aksinya di Dumai, Riau.

Adapun identitas para pelaku yakni, Farel (21) warga Jalan Garu I GG Manggis, Medan Amplas, lalu Hendrik (38) warga Jalan Paluh Kemiri Lubuk Pakam.

Kemudian, Paul (32) warga Jalan Menteng VII Gang Horas Medan Denai dan Prayogi alias Bejo (26) warga Jalan Bangun Sari Lingkn II Medan Johor.

Dari keempat koplotan tersebut, yang pelaku bernama Hendrik tewas ditembak. Pasalnya ia berusaha kabur saat diamankan personel polisi. Semantara itu, untuk hasil rampokan berupa emas tersebut, dikabarkan bahwasanya para pelaku belum membagikan hasilnya.

Mereka masih menyimpan hasil rampokannyan di sebuah perladangan. Untuk keterangan lebih lanjut, rencana sore ini, kasus perampokan tersebut akan dipaparkan oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra.

Seperti diketahui, empat orang bersentja api lara panjang dan pistol, merampok dua toko emas di Pasar Simpang Limun, Kota Medan, pada Kamis (26/8).

Dari aksi perampokan itu, mengakibatkan tukang parkir tertembak. Bahkan mereka diduga sempat memboyong 5 Kilogram emas.

Baca juga: Polisi Dikabarkan Tangkap Perampok Toko Emas Bersenpi di Medan, Ini Kata Polda Sumut

Sumber: indozone.id