SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Polisi dari satuan reserse kriminal [Satreskrim] Polres Simalungun mengungkap kasus pengancaman dan perampokan yang melibatkan 3 orang pelaku.

Peristiwa itu terjadi di depan TK Al-Ikhwan di Huta III Nagori Perlanaan Jumat 30 Juli 2021  sekira pukul  22:30 WIB.

Para pelaku diringkus dari lokasi yang berbeda. Dua diantaranya masih remaja yakni  MFM (17) dan ATL (18) 

Informasi dihimpun dari Polres Simalungun, pelaku mengancam membunuh korban dengan menodongkan benda mirip pisau lalu merampas sepeda motor korban.

Pelaku mencabut kunci kontak sepeda motor, kemudian seorang lagi mendekat dan memeriksa semua isi kantong korban dan mengambil uang beserta handphone.

Setelah berhasil, kunci kontak sepeda motor korban dibuang ke arah semak-semak, lalu korban ditinggal sendirian.

Adapun korban, Bima Raka Siwi, warga Gang Al Jihad Kelurahan Perdagangan I Kecamatan Bandar. 

Saat kejadian, korban sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya dari rumah temannya di Huta I Nagori, Sidotani Kecamatan Bandar.

Setelah dilakukan penyelidikan, salah seorang pelaku diketahui identitasnya. Pelaku itu pun membocorkan identitas dua rekannya. 

Pelaku juga bilang handphone rampasan itu sudah dijual kepada seorang berinisial AH warga Mangkei Baru Kabupaten Batubara. 

Saat ini para pelaku dan barang bukti handphone sudah diamankan di Sat Reskrim Polres Simalungun guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Baca juga: Belum Diketahui Penyebabnya, Praka Awaluddin Meninggal Dunia