Hetanews.com - Seluruh dunia telah memulai program vaksinasi COVID-19 untuk memutus penularan penyakit mematikan itu. Secara umum, vaksin Corona diberikan dengan injeksi dua dosis dengan interval tertentu.

Namun beberapa orang menerima vaksin lebih dari dua dosis. Ada yang beralasan, vaksin Corona lebih dari dua dosis bisa memunculkan kekebalan yang tinggi terhadap COVID-19.

Sayangnya hal tersebut belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Mendapatkan vaksin sampai empat dosis bisa mengkhawatirkan.

"Saya menyadari adanya tekanan untuk mematuhi persyaratan perjalanan, tetapi.. 'vaksinasi berlebihan' tanpa data keamanan klinis membuat saya khawatir," kata ahli penyakit menular AS, dr Faheem Younus.

Berikut beberapa kasus penerima vaksin sampai empat dosis.

1. Terima 2 dosis Astrazeneca, dua dosis Pfizer

Pria asal Sydney, Australia, menerima empat dosis vaksin. Pada Maret, ia mendapat suntikan AstraZeneca dan setelah lengkap, pria berumur 34 tahun itu menerima vaksin Pfizer pada Juli.

"Saya melakukannya karena saya menginginkan perlindungan terbaik terhadap virus corona. Saya tidak merasa buruk dan saya tidak berpikir telah mengambil dosis orang lain," katanya saat ditanyai perihal alasan mendapatkan empat dosis vaksin COVID-19 dikutip dari 7News Au.

2. Lansia di Jepang dapat empat dosis vaksin

Pria usia 80 tahun asal Hokkaido, Jepang, menerima empat dosis vaksin secara diam-diam. Ia menerima total empat dosis pada April dan Juli.

"Saya pikir semakin sering saya mendapatkannya, semakin efektif," kata pria itu dikutip dari Japan Today. Tidak disebutkan jenis vaksin COVID-19 apa saja yang ia terima.

Kabar ini kemudian viral di medsos. Tidak sedikit yang mengkhawatirkan kondisi kakek itu setelah mendapat empat dosis vaksin. Namun dilaporkan ia dalam kondisi baik.

"Semoga dia tidak berubah menjadi mutan," tulis salah satu pengguna medsos.

3. Apoteker tak sengaja disuntik 4 dosis vaksin

Seorang apoteker di Maccabi, Israel, Uday Azizi, secara tidak sengaja mendapatkan empat dosis vaksin COVID-19. Petugas kesehatan yang memvaksinnya tidak menyadari satu vial vaksin Pfizer berisi beberapa dosis, biasanya lebih dari empat.

Ia lalu dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan pemantauan selama beberapa jam usai disuntik. Beruntung, Azizi tidak mengeluhkan apapun selama pemantauan.

Ia bercerita mengalami gejala yang cenderung ringan dan umum seperti nyeri di area suntikan dan kemerahan.

"Saya tidak masalah dengan empat dosis vaksin," katanya dikutip dari Times of Israel.

sumber: detik.com