SIANTAR, HETANEWS.com - Tim Satgas Covid-19 Kota Siantar bubarkan acara pesta pernikahan di Jalan Siatas Barita, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Jum'at (10/9/2021).

Padahal sudah jelas dalam Intruksi Walikota Nomor 5 Tahun 2021 tidak diperbolehkan mengadakan resepsi, hajatan yang mengundang kerumunan, apalagi terlihat di lokasi pesta itu banyak kendaraan yang parkir yang mempersempit jalan dan para pedagang makanan juga ada disana.

Camat Siantar Timur, Saiful Rizal yang mendengar hal itu langsung turun ke lokasi untuk memberikan peringatan sekaligus membubarkan acara tersebut, namun keluarga tidak terima hingga terlibat adu mulut dengan tim satgas kecamatan.

Saiful kemudian menghubungi Bhabhinkamtibmas dan Satpol PP yang dengan sigap turun ke lokasi pesta dan melakukan pembubaran.

Meski sempat menerima penolakan dari pihak pendiri pesta, akhirnya petugas berhasil membubarkan kerumunan tersebut dan memperingatkan kepada mereka untuk tidak kembali lagi.

Pesta yang berjarak kurang lebih 100 meter dari kantor camat tersebut, menurut pengakuan Camat mereka telah meminta izin untuk menggelar pesta namun Camat menyarankan untuk membuat acara kecil-kecilan saja.

"Sudah dua kali mereka gagal pesta, kalau dilihat sisi kemanusiaan, kasihannya. Tapi karena ini perintah, kami bilang sama mereka acara digelar biasa aja. Jumlah undangan kalau bisa sedikit, gak pakai teratak, itu kita sampaikan," kata Saiful.

Di lain tempat, Kasatpol PP Robert Samosir dikonfirmasi lewat telepon memgatakan tidak ada sanksi bagi Camat hanya sanksi bagi keluarga yang mengadakan pesta.

"Itukan acara pemberkatan sebenarnya, kalau acara pemberkatan bolah tapi karena terlalu ramai kita bubarkan. Tak ada sanksi untuk Camat, keluarga lah yang kena sanksi, dibubarkan pestanya," ujarnya.

Baca juga: ‘Gak Biasa Kami Meneteskan Air Mata, Pulang Berpikir Gak Ada Setoran’