SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Zulkifli Sinaga als Apeng (44) warga Huta II Sidotani Kecamatan Bandar Simalungun dituntut 7 tahun denda 1 milyar subsider 1 tahun penjara potong tahanan sementara yang telah dijalani. Terdakwa dipersalahkan jaksa Melnita Mindasari SH melanggar pasal 114 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Tuntutan tersebut dibacakan jaksa dalam persidangan terbuka untuk umum di Pengadilan Negeri Simalungun, Rabu (8/9) yang digelar secara virtual.

Terdakwa didampingi pengacara Bismar Siahaan SH dari LBH Perjuangan Keadilan (PK) memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Dengan alasan menyesal dan mengaku belum pernah dipidana. 

Faktanya kata jaksa, terdakwa ditangkap dari samping gudang rumahnya oleh anggota Polsek Perdagangan Melki Silitonga dan JM Gultom pada Senin, 22 Pebruari 2021.

Barang bukti yang disita berupa 3 plastik klip berisi sabu, 37 plastik klip kosong, dan uang dari tas pinggang sebanyak 500 ribu.

Sabu seberat 0,33 gram diakui terdakwa dibeli dari Jonathan (DPO) seharga Rp.750 ribu pada 15 Pebruari di Gambus Kecamatan Limapuluh.

Hal yang memberatkan terdakwa menurut jaksa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankan, karena bersikap sopan dan belum pernah dihukum.

Untuk pembacaan putusan hakim, persidangan dipimpin Mince Ginting SH ditunda hingga Selasa (14/9) mendatang.