SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Mobil dinas [Mobdis] Pemkab Simalungun jenis Toyota Rush BK 101 T pernah dipakai salah seorang Kepala bidang [Kabid] di OPD Pemkab Simalungun. 

Mobil plat merah itu kini terlantar selama 3 tahun di salah satu bengkel di Kota Siantar.  

Bob P Saragih selaku Pelaksana harian [Plh] Kepala BPBD Kabupaten Simalungun membenarkan jika mobil itu ia pakai sebelumnya.

Kata Bob, kala itu dirinya  menjabat sebagai Kabid Pengawasan yang ditempatkan di KEK Sei Mangkei.

“Iya memang mobil dulunya adalah mobil dinas sewaktu saya menjabat Kabid Pengawasan  di Sei mangkei,” ujar Bob ditemui saat Paripurna DPRD, Jumat (3/9/2021).

Disinggung kenapa mobil tersebut tak diperbaiki, dirinya mengakui biaya perbaikan cukup besar.

Ia pun memutuskan membuat laporan ke bidang aset setelah 3 bulan mobil itu di bengkel. Namun sampai saat ini mobil tersebut belum juga diperbaiki.

“Biaya perbaikan mobil cukup mahal hampir belasan juta. Sehingga saya memutuskan untuk membuat laporan kepada pihak aset untuk ditarik, [setelah] tiga bulan setelah Mobil Dinas tersebut itu dimasukan ke bengkel,” jelasnya.

Baca juga: 3 Tahun Mobdis Pemkab Mangkrak dan tersembunyi di bengkel

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Aset (Kabid) Pemkab Simalungun, Rian Pakpahan, mengaku belum mengetahui asal usul mobil BK 101 T plat merah itu. 

Menurut dia pihak yang bertanggung jawab dalam hal ini adalah dinas yang menggunakan mobil tersebut. 

“Harus saya cek dulu di daftar aset,” kata Pakpahan, namun tidak menyebut dinas mana yang memakai mobil itu.

Aset bergerak milik Pemkab Simalungun itu ternyata sudah dibiarkan ngonggok hampir 3 tahun di salah satu bengkel di Kota Siantar. 

"November ini, genaplah [Mobil] 3 tahun disini [Bengkel]," kata pemilik bengkel, Yudi.

Ia mengatakan, sebelumnya seorang pejabat menyuruhnya mengambil mobil dinas tersebut dari Simpang Bah Jambi, karena mesinnya tidak bisa nyala.

Setelah dibawa ke bengkel, oknum pejabat di Pemkab Simalungun itu tidak memberitahu supaya mobil itu diperbaiki. "Gak dibeli peralatannya, ya nggak ku perbaiki lah," kata Yudi.

Baca juga: Ini Penjelasan Bidang Aset Soal Mobil Plat Merah Di Bengkel