SIANTAR, HETANEWS.com - Seorang wanita nekat bertelanjang dada di hadapan anggota DPRD saat berunjukrasa, Kamis (2/9/2021) . Wanita tersebut bergabung dalam massa Aliansi Masyarakat Siantar Bersama [AMSB].

Sebelum aksi buka baju, wanita itu sempat menyampaikan aspirasinya. Ialu ia tak sanggup menahan emosinya kemudian spontan membuka baju.

Ia merupakan salah seorang warga yang terdampak akibat PPKM. Selain tak mampu lagi menafkahi hidup, ia pun bingung menyiapkan biaya sekolah anak-anaknya.

Kepada perwakilan anggota DPRD, ia mengaku sebagai tulang punggung keluarga yang menafkahi 3 rumah tangga.

"Tiga rumah tangga bu yang kami perjuangkan. Ibu mewakili ibu-ibu di Siantar. Kami pedagang rela melakukan apapun demi anak, untuk makan anak kami, sekolah anak, bayar koperasi kami lagi bu, ibu pasti sudah mengerti," katanya kepada anggota DPRD, Netty Sianturi.

Aksi buka baju oleh wanita itu sontak membuat massa unjuk rasa dan petugas SatPol PP panik. 

Baca juga: 'Kami Dipaksa Taati PPKM Sementara di Pasar Dwikora Tak Ada'

Para Ibu ibu yang ikut unjuk rasa pun berusaha menutupi tubuhnya sambil mencoba menenangkan emosinya.

"Kami selama ini ngikutnya bu, gak boleh jualan gak jualan kami. Tapi apa dikasih sama kami bu? Udah kami tunggu lama. Apalagi yang mau kami makan bu? Minta tolong lah bu beri kami bantuan mewakili ibu-ibu di Siantar, kami minta tolong," ujarnya dengan suara bergetar tak kuasa menahan tangis.

Anggota DPRD, Netty Sianturi yang hadir saat itu tampak kebingungan. Apalagi saat itu dirinya sendiri menerima pendemo. Ia pun berusaha menenangkan massa yang mulai memanas. Kata Netty, tuntutan pendemo akan dibawa ke rapat gabungan komisi.

"Saya sangat berterimakasih kepada seluruhnya yang menyampaikan apresiasinya. Tuntutan ini akan saya bawa ke rapat gabungan komisi. Hanya itu yang bisa saya terima karena saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri," pungkasnya.

Baca juga: DPD P4B Siantar-Simalungun Tagih Janji Walikota Terkait Pasar Horas