SIANTAR - Hetanews.com - Kecamatan Siantar Barat dikomandoi Camatnya Pardomuan Nasution selalu aktif dalam giat pencegahan penyebaran covid-19 di kota Pematangsiantar khusus Siantar Barat.

Dari mulai nakes naik Betor demi melaksanakan san antigen ke rumah rumah warga, membubarkan beberapa cafe dan membeli jajanan/jualan warga agar mau di swab lalu dibagikan kepada anak anak.

Hati ini, Rabu (1/9) Camat Siantar Barat bersama Danramil 04/SB dan Kapolsek bersama Kapus Singosari dr.Fitri Sari Saragih berhasil mengedukasi para ibu hamil untuk mau disuntik vaksin sinovac.

Karena resiko ibu hamil jika terkena Covid akan melahirkan bayi prematur dan efek lainnya. Vaksin diberikan kepada Ibu hamil yang usia kandungannya 13 Minggu ke atas.

"Ibu hamil yang yang menderita COVID-19 lebih berisiko untuk melahirkan secara prematur. Penelitian sejauh ini juga menyebutkan bahwa ibu hamil yang terinfeksi virus Corona lebih berisiko mengalami gejala COVID-19 yang parah dan perlu menjalani perawatan secara intensif di ICU," kata dokter Fitri.

Oleh karena itu, wanita hamil dianjurkan untuk mendapatkan vaksin COVID-19. Di Indonesia sendiri, berdasarkan rekomendasi POGI, kini pemerintah telah memperbolehkan vaksin COVID-19 untuk diberikan pada ibu hamil dengan usia kandungan 13 minggu ke atas dan ibu menyusui.

Saat ini, jenis vaksin COVID-19 yang baru tersedia di Indonesia adalah vaksin Sinovac dan Coronavac produksi Cina, serta vaksin AstraZeneca dari Inggris. Vaksin ini terbuat dari virus yang dimatikan (inactivated virus), sehingga tidak dapat menimbulkan penyakit COVID-19.

Vaksin berisi virus yang sudah dimatikan sebenarnya sudah digunakan selama lebih dari 50 tahun pada wanita hamil dan ibu menyusui, tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya. Oleh karena itu, secara umum, vaksin jenis inactivated virus sebenarnya bisa dikatakan aman bagi ibu hamil dan ibu menyusui.

Pardomuan Nasution juga menjelaskan jika pemberian vaksinasi kepada ibu hamil serentak dilakukan di seluruh Kecamatan se-Kota Pematangsiantar. 

"Alhamdulillah, setelah diedukasi akhirnya para ibu hamil mau disuntik vaksin dosis pertama," kata Domu. 

Direncanakan, vaksinasi bagi ibu hamil akan dilakukan bertahap, dengan target 90 orang ibu hamil. Pemberian vaksinasi berlangsung di Puskesmas Singosari Kelurahan Bantan Siantar Barat.

Camat dan juga Kapolsek tetap menghimbau kepada warga, meski sudah divaksin tetap Prokes agar kita semua sehat dan segera terbebas dari covid-19.

"Jadi jangan takut, meski setelah divaksin, jangan kendor, tetap prokes, jaga jarak, tidak berkerumun dan pakai masker. Mudah-mudahan kita bisa mencapai Herd Immunity agar segera keluar dari pandemi ini. Supaya ibu-ibi bisa shopping² lagi, bisa arisan² lagi, bisa cupika cupiki lagi seperti dahulu," katanya sambil menghibur warga.

Kepala KUA Siantar Barat juga menjelaskan kepada warga jika vaksin tersebut halal. Semua petugas KUA, pengurus MUI juga telah disuntik vaksin sinovac. 

"Jadi masyarakat jangan cemas atau khawatir karena hal ini merupakan ikhtiar bersama untuk kesehatan kita" katanya.

Seorang ibu hamil penerima vaksin Weny, 30 tahun, berharap agar setelah divaksin dapat lebih terlindungi dan sehat, tidak berpengaruh kepada kehamilannya.