SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Warga Parapat menyayangkan keterlambatan dan meragukan kinerja unit Damkar di Parapat yang kurang sigap saat kejadian terbakarnya rumah warga di jalan Sisingamangaraja Parapat, sehingga mengakibatkan kedua rumah hangus rata dengan tanah dan harta benda tidak ada yang bisa di selamatkan, Kamis (26/08/2021).

Warga Parapat bermarga Sirait saat berada dilokasi kejadian terbakarnya rumah warga saat itu sangat heran karena lamanya datang tim unit Damkar.

Bahkan terlihat saat pertama melakukan penyiraman tidak maksimal atau tersendat, selanjutnya saat melakukan isi ulang  membutuhkan waktu yang lama sekitar 30 menit.

"Unit pemadam kebakaran kita ini termasuk kurang sigap dan kurang profesional, belum lagi unit yang kurang terawat, saat ini kita tidak tau apa kendala yang terjadi dipihak mereka, belum lagi pengisian ulang air di unit damkar sangat lama," keluh Sirait saat memperhatikan bangunan yang terbakar itu.

Dia juga meminta pihak forkopimcam Girsang Sipanganbolon atau Dinas terkait memberi perhatian khusus dalam operasional unit Damkar itu, agar menyiapkan tim yang profesional, terlebih agar dilakukan perawatan unit yang sparepartnya terlihat sudah uzur.

Menurut Sirait Keberadaan instalasi Hydrant dirasa perlu dipikirkan pemerintah agar di pasang di titik tertentu di Parapat karena tidak semua areal pinggir Danau bisa di jangkau unit damkar untuk menyedot air, Termasuk menyiapkan tenaga profesional khusus unit Damkar di Kota Wisata Parapat.

"Tidak ada salahnya pihak pemerintah memikirkan pemasangan instalasi hydrant di beberapa titik untuk mempercepat tim damkar mendapatkan isi ulang air, dan pemerintah menyiapkan tim khusus yang profesional di Kota wisata Parapat," ujar Sirait.

Camat Girsang Sipanganbolon Marwandi Yosua Simaibang saat di hubungi wartawan terkait hal itu mengatakan bahwa dari pihak kecamatan hanya diperbantukan dan unit damkar, dibawah kendali Operasional Dinas BPBD Kabupaten Simalungun dan operasionalnya bukan wewenang pihak Kecamatan.

"Sebenarnya, kan lae juga sudah tau kondisi pemkab seperti apa?, Apalagi unit damkar itu bukan wewenang kecamatan operasionalnya, tapi dibawah kendali BPBD," tulis Josua melalui whatsappnya.

Sedangkan Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun Viktor Purba belum menjawab konfirmasi.

Baca juga: Dua Rumah di Parapat Hangus Terbakar, Penyebabnya Masih Diselidiki