SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Massa dari Aliansi Simalungun Bersatu [ASB] keluhkan kondisi jalan perlintasan yang ada di Kabupaten Simalungun. 

Massa pun menutupi jalan berlubang di jalan lintas Siantar- Saribudolok di wilayah Kecamatan Pane dengan batu padas, Kamis (26/8/2021).

Sebelumnya Bupati dan Wakil Bupati menerima rekor MURI 100 Hari Bangun Jalan Terpanjang dengan Swadaya Masyarakat, Kamis 5 Agustus 2021.

Pembangunan jalan dilakukan dengan gerakan Marharoan Bolon.N amun tampaknya gerakan Marharoan Bolon itu kian meredup 

Baca juga: Bupati Simalungun Pecahkan Rekor MURI, 100 Hari Bangun Jalan Terpanjang dengan Swadaya Masyarakat

Sementara itu massa ASB menilai peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Simalungun sangat diperlukan. 

Salah satunya infrastruktur jalan dibutuhkan karena mayoritas penduduk Kabupaten Simalungun bergantung dengan sumber pertanian.

Jalan perlintasan yang dianggap rusak parah diantaranya, jalan Perdagangan-Siantar, jalan Siantar-Saribudolok, jalan Simpang Raya -Tigaras, jalan Pematang Raya -Raya Kahean.

Massa ASB menilai jalan tersebut karena merupakan salah satu aset pihak provinsi Sumatera Utara dan Pemkab Simalungun.

Tak lama setelah menutupi jalan berlubang dengan batu padas, massa ASB menyampaikan aspirasi ke manajerial perkebunan PTPN IV Marjandi di halaman Kantor Unit Marjandi.

Baca juga: Sukses Dapat MURI [Jangan] Gagal Tangani Pandemi