SIANTAR, hetanews.com - Pemko Siantar menetapkan PPKM Level IV. Hal tersebut berdampak besar bagi perekonomian warga, namun hal tersebut harus dilaksanakan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sejumlah ruas jalan di Kota Siantar pun ditutup. Tak terkecuali akses menuju kantor Walikota di Jalan Merdeka.

Akibat ditutupnya ruas jalan tersebut, petugaspun mengarahkan agar pengendara memarkirkan kendaraannya tepat diposko penyekatan di Jalan Merdeka, dan hal ini dimanfaatkan Dinas Perhubungan (Dishub) dengan menarik retribusi parkir kendaraan roda dua, namun ditariknya retribusi ini ditentang oleh DPRD Siantar.

Abidin Damanik, salah seorang pegawai Dishub ketika dikonfirmasi malah mengarahkan wartawan untuk tanya ke Kasat Lantas Polres Siantar dan Kodim.

"Ga ada urusanku kutipan parkir, memang kusuruh parkir di situ. Tanya aja sana sama Lantas, sama Kodim, " jawabnya kepada wartawan, Senin (23/08/2021).

Mendapati hal tersebut kemudian hetanews menanyakan kepada Kasatlantas Polres Siantar AKP Hasan, dia membenarkan kalau pihaknya yang meminta agar dilakukan parkir disebelah pos penyekatan, namun untuk penarikan retribusi AKP Hasan menyebutkan hal tersebut adalah keputusan dari Dishub.

"Memang kami yang minta agar masyarakat yang mau ke Bank atau ke Pemko tidak lalu lalang, tetapi untuk mengutip retribusi kami engga tahu, itukan Dishub sendiri,"ucapnya

Saat diwawancarai di lokasi parkir, Kadishub Siantar Esron Sinaga menyebutkan pengutiban retribusi yang dilakukan oleh petugas parkir adalah hal yang resmi.

"Itukan resmi, masuk PAD (Pendapatan Asli Darah) itu, kan tujuannya biar ada yang jaga kendaraan mereka,"sebutnya.

Ketua Komisi III yang diwawancarai hetanews terkait parkir dan penarikan retribusi parkir tersebut, membantah pernyataan Esron Sinaga, dia menyebutkan tempat tersebut hanya dipinjam selama PPKM Level 4 Di Siantar.

"Kalau dipinjam iya, tapi untuk menarik retribusinya engga ada itu, karena daerah itu bebas dari areal parkir dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore, jadi engga resmi itu,janganlah diambil kesempatan ditengah situasi kayak gini, kalau untuk PAD katanya, kenapa engga mereka kasih lewat aja,"sebut Denny.

Miris, kondisi masyarakat yang telah susah di tengah pandemi dan keputusan PPKM ini malah dimanfaatkan oleh petugas Dishub untuk mengutip parkir dari para pengendara sepedamotor.

Kasat Lantas, Polres Siantar AKP M Hasan membantah jika pihaknya mengarahkan untuk parkir dan pengutipan di sana.