HETANEWS.com - Personel Ditresnarkoba Polda Sumut, Aiptu Josmer Samsuardi (44), tewas ditembak keponakannya, Rabu (18/8). Pelaku berinisial YS (20) menembak korban di bagian kepala.

Kasatreskrim Polresta Deli Serdang Kompol M. Firdaus, mengatakan peristiwa itu berawal saat korban tengah membersihkan senjata api di depan lemari pakaian.

"Posisi korban berdiri dan membelakangi pelaku," ujar Firdaus, Kamis (19/8)

Dalam posisi itu, YS langsung merampas senjata milik korban. Dengan spontan, pelaku menembakkan senjata itu ke bagian kepala korban sebanyak satu kali.

Tampang YS, pelaku penembakan personel Ditresnarkoba Polda Sumut, Aiptu Josmer Samsudi. Foto: Dok. Istimewa

YS langsung panik ketika korban langsung meninggal dunia. Ia tak kuat mengangkat tubuh korban.

"(Dia lalu) pergi menuju rumah tetangganya, sambil memegang senjata api tersebut dan memaksa kepada tetangga untuk membantunya membuang mayat korban," imbuhnya.

Hanya saja, tetangga tersebut tak bersedia kemudian langsung mengamankan YS. Setelah itu, YS dibawa ke Mapolres Deli Serdang.

Kepada polisi, YS mengaku menghabisi nyawa pamannya karena sakit hati. YS pernah dimarahi oleh korban karena banyak bebek yang mati di peternakanya. Selama ini, YS bekerja di peternakan bebek milik pamannya.

"Pelaku ini bekerja kepada korban, terus dimarahi, oleh korban. Sebab 100 ekor bebek milik korban mati, sehingga pelaku merasa sakit hati , akibat rasa sakit hati itulah pelaku merampas senjata korban dan melakukan penembakan terhadap korban," ujar Firdaus.

Sumber: kumparan.com