SIANTAR, hetanews.com - Setelah hampir seminggu Kota Siantar menjalani PPKM Level 4, penyebaran covid-19 di Kota Siantar dalam grafik yang menurun, namun hal itu tetap diharapkan kepada masyarakat agar tetap menahan diri tetap di rumah, agar nantinya Kota Siantar tidak melakukan perpanjangan PPKM usai batas waktu PPKM Level 4 ditanggal 23 Agustus selesai.

Hal ini disebutkan oleh Sekertaris Satgas Covid-19 Kota Siantar Daniel Siregar, dia menyebutkan berkat pengurangan kegiatan masyarakat di Kota Siantar, grafik penyebaran covid-19 kian menurun.

"Dengan yang kita lakukan ini, ada pengurangan jam oprasional, ada penyekatan, mudah-mudahankan aktifitas warga semakin turun, dengan begitukan sejalan dengan tingkat penyebaran,"ucapnya, Kamis (19/08/2021) ketika dihubungi hetanews.

Hal ini juga dibantu dengan berjalannya vaksin yang saat ini berlangsung di Puskesmas dan yang telah dibantu oleh TNI/Polri.

"vaksinasi tetap jalan, ini sedang berjalan di Puskesmas vaksin 1 dan 2, ada juga vaksin yang dilakukan oleh TNI/Polri,"katanya.

Tak hanya itu saja, Daniel juga menyebutkan Satgas juga telah melakukan testing sekitar 1295 masyarakat yang berkontak erat dengan masyarakat yang terkomfirmasi, hal ini memudahkan Satgas dalam melakukan pemetakaan penyebaran covid-19.

"Kemudian dilakukan juga swab antigen terhadap kontak erat, hari itukan Siantar ada 1295 testing, kemarin, tanggal 18 sudah bisa kita penuhi, dengan dilakukan testing terhadap kontak erat kan kita sudah bisa memetakan, tingkat penyebaran itu sudah menurun apa tidak,"ucapnya.

Untuk jumlah yang sempat terpapar covid-19 di Kota Siantar kata Daniel Jumlahnya juga sudah banyak yang telah sembuh.

"Nah ini kaitannya dengan jumlah yang terkomfirmasi, kalau ditanggal 17 itukan diangka 1200 sekian hampir 1300, kemarin sudah berkurang 400an, ada 400an yang sembuh, artinya dengan pantuan dan pengetatan ini bisa lebih terkordinir,"sebutnya.

Dengan kondisi ini kata Daniel, dia optimis jika PPKM Level 4 di Kota Siantar tidak diperpanjang, namun dia tetap mengharapkan kedisiplinan dari masyarakat untuk membantu Satgas Covid-19.

"Mudah-mudahan dalam waktu kurun dalam 5 hari ini sampai ke tanggal 23, 4 hari lagi, kalau kita konsisten dan masyarakat juga bisa mengikuti, kita optimis kalau PPKM kita tidak akan diperpanjang lagi, Jadi ini butuh kerja sama semua pihak,"harapnya.

Daniel juga menyebutkan Satgas akan merencanakan melakukan swab atigen terhadap pendatang yang akan masuk ke Kota Siantar, agar ketika ada masyarakat luar Kota Siantar yang hasil swabnya positif akan langusng dilakukan Isolasi.

"Contoh misalnya diawal penyekatan, diawal memang mungkin ini agak sedikit terkejut, tapi mungkin seiring berjalannya waktu, satu atau tiga hari kan sudah nampak hasil, artinya ada penurunan yang terkomfirmasi, seiring dengan testing diseluruh wilayah 8 kecamatan di Kota Siantar, kita juga akan merencakan swab antigen dipenyekatan untuk menjaring orang yang masuk ke Siantar ini yang membawa virus,Nah kalau seandanya itu terjadi kita akan melakukan swab antigen ditempat, bagi yang positif akan langsung kita isolasi, tidak ada lagi cerita, supaya tidak berkeliaran,"sebutnya.

Daniel pun menghimbau kepada masyarakat agar tetap menahan diri di rumah agar dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Jadi kami mengharapkan kepada masyarakat, jika tidak terlalu penting, jangan dulu keluar rumah, berdiam diri di rumah dengan keluarga itu jauh lebih penting, dengan cara itu, ini sudah membantu tugas satgas dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19,"himbaunya.