SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Satu unit mobil dinas [Mobnas] milik Pemkab Simalungun menjadi sorotan lantaran ngonggok di bengkel kurang lebih selama 3 tahun.

Kepala Bidang Aset (Kabid) Pemkab simalungun, Rian Pakpahan, mengaku belum mengetahui asal usul mobil BK 101 T plat merah itu. 

Menurut dia pihak yang bertanggung jawab adalah dinas yang menggunakan mobil tersebut. 

“Harus saya cek dulu di daftar aset,” kata Pakpahan namun tidak menyembut dinas mana yang memakai mobil tersebut, Kamis (19/8/2021).

Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani meminta agar seluruh aset dilakukan pendataan. “Sebab bila dibiarkan [Aset] kan sayang,” ucap Timbul.

Menurut politisi partai Golkar ini, bila aset bergerak itu tidak dimungkinkan lagi dipakai sebaiknya dilakukan pelelangan dan hasil lelang menjadi salah satu pemasukan daerah.

Sebelumnya, Mobil jenis Toyota Rush BK 101 T dibiarkan ngonggok hampir 3 tahun di salah satu bengkel di Kota Siantar. 

"November ini, genaplah [Mobil] 3 tahun disini [Bengkel]," kata pemilik bengkel, Yudi.

Ia mengatakan, sebelumnya seorang pejabat menyuruhnya mengambil mobil dinas tersebut dari Simpang Bah Jambi, karena kondisi mesinnya tidak bisa nyala.

Setelah dibawa ke bengkel, oknum pejabat di Pemkab Simalungun itu tidak memberitahu supaya mobil itu diperbaiki.

"Gak dibeli peralatannya, ya nggak ku perbaiki lah," kata Yudi.

Baca juga: 3 Tahun Mobdis Pemkab Mangkrak dan tersembunyi di bengkel