ASAHAN, HETANEWS.com - Polisi menetapkan 5 orang anggota DPRD Labura sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika. Kelimanya ditangkap bersama 12 tersangka lainya di salah satu karaoke di Kota Kisaran.

Kapolres Asahan, AKBP Yudha Prawira mengatakan 5 anggota DPRD ditangkap bersama wanita pemandu lagu atau Ladies Companion (LC) pada Sabtu (7/8/2021).

"Berawal dari informasi masyarakat, kemudian sekitar pukul 23.00 WIB, personil Polres Asahan langsung bergerak menuju pusat informasi, benar bahwa ada kegiatan dugem,” ujar Yudha saat gelar konferensi pers, Jumat (13/8/2021).

Pihaknya  melakukan pemeriksaan secara maraton dan kemudian dilanjutkan dengan gelar perkara serta asesmen terpadu. "Selanjutnya kami tetapkan hari ini 14 orang sebagai tersangka,"katanya. 

Baca juga: Oknum Anggota DPRD Labura Dilaporkan Dugaan Penipuan

Dari kasus ini, polisi melakukan pengembangan dan mengamankan 2 orang. Satu diantaranya berinisial R (27) yang berperan sebagai pemasok narkoba kepada para tersangka. 

"Si R ini menjual 16 butir pil ekstasi yang dipakai oleh oknum anggota DPRD Labura di ruang karaoke itu. Ekstasi tersebut sudah habis dipakai saat penggerebekan terjadi. Namun, kita berhasil menemukan beberapa pecahan sisa yang diselipkan di sofa, didalam kotak rokok serta tisu," jelasnya. 

Dari kasus ini, pihaknya menetapkan 15 orang tersangka termasuk lima oknum anggota DPRD Labura. Kapolres juga menyebut, berkas perkara segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Para tersangka dijerat kasus penyalahgunaan narkotika UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman minimal 4 tahun penjara. 

Sebelumnya, 5 oknum anggota DPRD tersebut ditangkap bersama 12 orang lainnya di salah satu tempat karaoke. Saat itu sedang berlangsung kegiatan razia PPKM Level III.

Kelima anggota DPRD itu diantaranya JS, AB, KAP, GK, dan PG. Setelah menjalani tes urine, kelima anggota DPRD Labura ini dinyatakan positif menggunakan narkoba. 

Baca juga: 10 Pria Bersama 7 Wanita Diamankan Polisi saat Asyik Dugem, 5 Diantaranya Oknum Anggota DPRD Labura