CHINA, HETANEWS.com - Media China, CCTV mendapat kecaman usai mempermalukan atlet peraih medali emas, Gong Lijiao dalam sebuah sesi wawancara. Atlet tolak peluru itu disebut sebagai ‘perempuan jantan’ oleh seorang reporter dan harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kurang elok.

Kejadian tersebut bermula saat Lijiao diwawancara oleh seorang reporter perempuan setelah pertandingannya di final tolak peluru putri, pada Minggu (1/8) lalu. Lijiao sendiri berhasil meraih emas setelah berhasil melempar sejauh 20.58 meter dan mengalahkan wakil Amerika Serikat.

Reporter CCTV, yang menurut laporan SCMP bernama Lu You, memberi pernyataan di depan kamera dan menyinggung penampilan Lijiao.

“Ia memberi saya kesan bahwa dia adalah seorang perempuan jantan,” ujar Lu You, dikutip dari BBC.

Menanggapi hal tersebut, Lijiao mengatakan bahwa meski tampilannya maskulin, ia tetaplah seorang perempuan.

“Saya mungkin terlihat seperti perempuan jantan di luar, tetapi di dalam saya masih seorang gadis,” ujar Lijiao.

Tak hanya itu, jurnalis perempuan tersebut juga bertanya soal pernikahan, apakah ia punya pacar, tipe laki-laki idaman, dan hal-hal pribadi lainnya. Alhasil, Lijiao pun kebingungan karena mendapatkan pertanyaan seperti itu.

“Um, mungkin saya akan melihat rencana saya ke depannya. Jika saya tidak berlatih maka mungkin saya akan menurunkan berat badan, menikah dan punya anak. Ya, itulah jalan yang harus diambil seseorang dalam hidup,” ujar Lijiao.

Gara-gara wawancara itu, ribuan pengguna media sosial China, Weibo, mengkritik You. Bahkan, tagar pernikahan sampai trending dengan jumlah mention yang mencapai lebih dari 300 juta. Lijiao juga mendapatkan dukungan dari ratusan penggemarnya.

“Memenangkan medali emas Olimpiade, masih tidak bisa membungkam kelompok perempuan usil ini,” tulis seorang komentator.

“Bukannya dia tidak bisa menikah, itu karena tidak ada pria yang cocok untuknya. Ketika kita berbicara tentang wanita, ini bukan hanya tentang pernikahan atau penampilan, tetapi juga mimpi dan pencapaian,” tulis komentator lainnya.

Sementara itu, Lijiao telah memenangkan sejumlah medali dalam penghargaan bergengsi lainnya. Di babak kualifikasi Olimpiade Beijing 2008, atlet berusia 32 tahun itu berhasil membuat rekor lemparan individu sejauh 19,46 meter.

Kemudian, di Kejuaraan Dunia Berlin 2009, Lijiao meraih medali perunggu dengan lemparan sejauh 19,89 meter. Terbaru, ia membuat rekor terbaiknya dan meraih medali emas dengan lemparan sejauh 20,58 meter di Olimpiade Tokyo 2020.

sumber: kumparan.com