JAKARTA, HETANEWS.com - Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyebut penurunan angka kasus covid-19 di Indonesia belum mencapai rekomendasi organisasi kesehatan dunia (WHO), yakni minimal kurang dari 5 persen.

"Positivity rate nasional saat ini berada di angka 25,2 persen dengan tren menurun di dua pekan terakhir. Meskipun terjadi penurunan, angka positif masih tinggi untuk bisa mencapai target kurang dari 5 persen sesuai rekomendasi WHO," kata Nadia pada keterangan pers secara virtual yang dipantau dari kanal YouTube FMB9, di Jakarta, Rabu sore, 4 Agustus 2021.

Dia mengatakan WHO memberikan panduan terkait pelacakan kasus melalui testing rate minimal 1 per 1.000 penduduk per pekan sebagai indikator surveilans yang komprehensif.

Sedangkan testing rate nasional saat ini sudah berada pada angka 4,01 per 1.000 penduduk per pekan, di mana angka ini turun sedikit dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 4,01 per 1.000 penduduk.

"Terkait testing, masih ada tiga provinsi yang masih belum mencapai target testing, yaitu Lampung, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Maluku," katanya.

Nadia juga menyampaikan angka kasus mingguan covid-19 secara nasional sedang turun sebanyak 5 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

"Meskipun begitu, perlu dicatat beberapa provinsi yang melaporkan kenaikan kasus lebih dari 50 persen dibandingkan sebelumnya," kata Nadia.

Wilayah tersebut di antaranya Provinsi Aceh, Riau, Bengkulu, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo. Sementara itu, jumlah kematian pada sepekan terakhir dilaporkan bertambah sebanyak 28 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Penambahan ini terjadi merata di 28 provinsi di Indonesia. Sebanyak 50 persen penambahan jumlah kematian dalam sepekan terakhir terjadi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, dan Kepulauan Riau.

Kemudian, Jawa Barat, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.

Sumber: medcom.id