SIANTAR, Hetanews.com – Lurah YS kesal kepada tetangganya sendiri, P Boru Panjaitan karena telah menyebar informasi sepihak soal YS dan keluarga terpapar Covid 19. 

Kekecewaan YS makin memuncak saat mendengar tetangganya melapor karena YS terlibat melempar batu hingga kaca jendela P Boru Panjaitan pecah.

Kejadian itu terjadi di rumah P boru Panjaitan di jalan Bahkora Gang Pandan Sari, Pamatang Marihat, Rabu (4/8/2021). Boru panjaitan langsung respon dan melapor ke Polsek Siantar Marihat.

Ditemui saat mendampingi istrinya yang terbaring sakit pasca kejadian itu di klinik lokasinya seputaran simpang dua Jalan Parapat, Rabu (4/8/2021) YS curhat dan merasa terpukul. 

“Kalau merusak [melempar rumah] aku gak ada merusak. Kalau ribut aku memang ribut [dengan P Panjaitan],” kata YS.

Baca juga: Oknum Lurah Diduga Lempar Rumah Warga Karena Istri Bertengkar

“Itulah dia [P Panjaitan] mengadukan aku merusak rumahnya. Masa aku disini pecahnya [kaca rumah] disana, kek mana caranya mecahin, gitu loh. Memang aku di gerbang [rumah P Panjaitan], di balik gerbang, memang aku caci maki,” ungkapnya.

Ditemui kantor Polsek Siantar Marihat, keluarga P Boru Panjaitan sedang melaporkan dugaan pengrusakan oleh oknum lurah inisial YS.

Menurut P Boru Panjaitan, ia mengetahui tetangganya YS sedang menjalani Isoman [Isolasi Mandiri]. Kabar itu didapat dari seseorang yang bertemu dengan lurah YS di kediamannya.

“Jadi, Pendeta itu datang kerumah Lurah itukan, dia mau urus surat untuk pesta tapi kata istrinya si Lurah lagi Istirahat lagi Isoman, terkejutlah aku kan pas dikasih tau sama pendeta itu karena ku tengoknya kemarin dia bawa anaknya keluar rumah,” ujar P Panjaitan ditemui di kantor polsek.

Menurutnya, istri YS menanggapi dengan kesal dan marah. Hingga oknum lurah turun tangan.

“Rupanya marah-marah istrinya sama istriku ributlah terus siang tadi suaminya datang. Kupikir ribut mamak-mamak, ngapain lah ku ikut campuri. Tapi akhirnya ikut jugalah aku, karena istriku dan rumahku sudah dilakukan pengrusakan. Wajar kami melapor,” ujar keluarga Panjaitan.

Sementara itu, Bamin SPKT [Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu] Polsek Siantar Marihat Aipda Bahagia S Purba membenarkan laporan pengaduan P Panjaitan atas peristiwa pecahnya kaca jendela.

“Benar ada pengaduan, masih kita periksa” katanya di temui di kantor Polsek Siantar Marihat, Jalan Saribudolok.

Meski begitu, ia belum bersedia dimintai penjelasan lebih rinci, apakah laporan pengaduan sudah memenuhi unsur unsur tindak pidana pengrusakan. 

Baca juga: Lurah YS Bantah Lempar Rumah, Akui Kesal Dituduh Covid 19