SIANTAR, Hetanews.com - Tanpa kelengkapan atribut tiga juru parkir (jukir) digoyong oleh personil Unit Jatanras Satuan Reskrim Polres Pematangsiantar, penggoyongan itu disebabkan karena tidak adanya atribut jukir seperti rompi dan surat mandat, kegiatan itu dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (4/8/21)

Jukir yang digoyong oleh pihak Jatanras berjumlah 3 (Tiga) orang saat mereka melakukan pengutipan di berbagai bahu jalan sekitaran jalan besar di kota Siantar salah satunya di depan Toko Roti Ganda jalan Sutomo, Serba 35 jalan Kartini dan depan gerai KFC samping Suzuya Siantar.

Dari penangkapan ketiga jukir liar ini, diamankan barang bukti uang senilai kurang lebih Rp 60.000,- (Enam puluh ribu ) dan sepucuk kartu identitas parkir, dan selembar kertas mandat dari Dinas Perhubungan atas nama orang lain.

Ketiganya Rijal Sinaga (30) warga Lorong 9 Parluasan, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara, kemudian Josua Sibarani (25) warga Simpang Rambung Merah, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, dan Jerdin Purba (27) warga Jalan Sentosa, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur.

Rijal Sinaga mengaku, sudah 2 tahun lebih melakukan pengutipan parkir depan Gerai KFC samping Suzuya Plaza, atas perintah dari Edison Napitupulu selaku pemegang surat mandat.

Setiap harinya Rijal Sinaga menyetor sebesar Rp 60.000,- (Enam puluh ribu) kepada Edison Napitupulu. "Saya hanya menyerap saja mengutip parkir depan Gerai KFC.Nggak ada baju rompi diberikan, dan yang kupegang hanya kartu identitas petugas parkir saja."ucapnya.

Lain lagi dengan Jerdin Purba mengaku, setiap harinya menyetor sebesar Rp 160.000,- ( Seratus Enam Puluh Ribu) kepada Ramlan Sinaga yang dikenal sebagai Ketua SBSI Siantar-Simalungun."Saya ship pagi ngutip parkir depan Toko Roti Ganda Jalan Kartini Pak." ucapnya