SIANTAR, HETANEWS.com - Pasien isolasi mandiri (isoman) di Kota Siantar butuh perhatian serius dari pemerintah kota. 

Pasalnya, pasien Isoman mulai mengeluh kesulitan mendapat bantuan dari kelurahan maupun puskesmas selama isolasi.

Seorang pasien yang dua pekan telah menjalani isolasi di rumahnya, mengaku heran dengan penanganan yang dilakukan pihak satgas covid 19 Kota Siantar.

Kata dia, Satgas covid 19 melalui Puskesmas dan pihak kelurahan tidak pernah memberikan bantuan apapun selama dirinya menjalani isolasi. 

"Puskesmas cuma satu kali datang terus kami antigen. Kalau kelurahan gak ada tanya apa-apa tentang kami," kata Pria yang meminta namanya tak dimuat dengan alasan privasi, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Hari Ini 3 Orang Pasien Isoman Di Siantar Meninggal Dunia

Karena tidak ada sembako maupun pasokan vitamin yang diberi selama isolasi, Pria yang tinggal di Jalan Aru ini terpaksa meminta tolong kepada teman untuk berbelanja dan dia memasak sendiri makanan di dapur.

"Makan ya kami biaya sendiri, minta-minta tolong untuk belanja bahan baku, terus kami masak sendiri," ungkapnya.

Ia juga mengaku kewalahan memantau perkembangan kesehatannya selama isolasi. Sebab kata dia, tidak tes covid 19 yang gratis dari pemerintah dan harus mengikuti PCR tes dengan biaya sendiri. 

"Ini aku sudah 2 minggu isoman baru tadi selesai PCR tinggal nunggu hasil. PCR-nya bayar sendiri 900 ribu," jelasnya.

Selama menjalani isoman di rumah, dirinya mengaku menerima pasokan vitamin dari rekan kerjanya dan cukup membantu pemulihan tubuhnya.

Baca juga: Komunitas Siantar Peduli Isoman, Bantu Warga Terdampak Covid