SIANTAR, HETANEWS.com - Sekitar 2 tahun lamanya Indonesia dilanda bencana covid-19, sudah seharusnya pemerintah menemukan solusi yang dapat menyelesaikan masalah yang menimpa hingga ke kota-kota kecil termasuk Kota Siantar.

Namun hingga saat Kota Siantar mengalami lonjakan kasus dalam beberapa waktu belakangan, pemerintah kota tampak kurang tegas dalam mengantisipasi hal genting ini.

Sebagai salah satu contoh, jawaban Kepala Dinas Kesehatan Kota Siantar, dr. Ronald Saragih yang terkesan tak mau tau saat ditanyai mengenai antisipasi jika suatu waktu tabung oksigen mengalami kelangkaan mengingat banyaknya pasien yang membutuhkan.

"Gak ada kita mengantisipasi itu karena peredaran oksigen gak di bawah kendali Dinas Kesehatan. Bukan seperti apotik ataupun toko obat yang ada pengawasannya dari kita, oksigen gak ada kita antisipasi," tegas Ronald.

Beberapa waktu lalu juga Ronald mengaku tidak mengetahui siapa supplier atau perusahaan yang memasok tabung oksigen di Kota Siantar dengan alasan itu tidak di bawah kendalinya.

Selaku garda terdepan dalam penanganan kasus covid-19, seharusnya Dinas Kesehatan turut ambil andil mengenai hal tersebut, bergotong-royong dengan seluruh elemen masyarakat memutus mata rantai covid-19 khususnya di Kota Siantar.

Baca juga: Vaksin Kedua Belum Dikirim, Kadinkes: Gak Ada Dampak Walaupun Terlambat, Ahli Minta Tepat Waktu Karna Blom Ada Kajian