SIANTAR, HETANEWS.com - Pasien Isolasi Mandiri [Isoman] di Kota Siantar tak boleh diabaikan. Kondisi mereka rentan dan perlu diperhatikan secara serius. 

Sekretaris Satgas covid-19 Siantar, Daniel Siregar menyebut ada 3 pasien Isoman meninggal dunia hari ini, Selasa (3/8/2021). Jenazah pasien Isoman telah dikebumikan.

"Yang meninggal karena isolasi mandiri ada tiga orang, dan yang meninggal dari rumah sakit yang ada di Medan tiga orang," ujar Daniel ditemui ditemui di gedung BPBD Siantar, Selasa sore.

Meski belum memberikan penjelasan rinci mengenai pasien Isoman, Daniel mengungkapkan kekhawatirannya terhadap penyebaran covid 19 di Siantar. 

"Belum kulihat datanya keseluruhan. Ada terus masuk data. Saya mau pergi dulu rapat dengan Dinkes Siantar," ujar Daniel seraya meminta izin kepada awak media.

Baca juga: Hari Ini PPKM Level 3 Di Siantar Diperpanjang Hingga 9 Agustus 2021

Di tempat terpisah, petugas pemulasaran jenazah ruang instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih membenarkan hal tersebut. Informasi dihimpun di lokasi, petugas melakukan pemulasaran jenazah tiga kali dalam sehari. Jenazah pasien Isoman dijemput oleh tim satgas.

PPKM diperpanjang

Menindaklanjuti Instruksi Mendagri Nomor 29 Tahun 2021, Walikota Hefriansyah mengeluarkan surat edaran tentang perpanjangan PPKM berbasis mikro level 3 di Kota Siantar mulai hari ini, Selasa 3 Agustus hingga 9 Agustus 2021 mendatang.

Dilihat dari surat edaran No: 440/3861/VIII/2021 yang diterima Hetanews, terdapat 23 poin larangan yang dibuat selama PPKM Level 3 berlangsung. Tujuannya untuk membatasi lonjakan penyebaran pandemi covid 19. 

Merujuk surat edaran, public area atau tempat umum yang tadinya tetap bebas beroperasi meskipun memicu keramaian untuk sementara waktu ditutup.

Selain itu, Posko Satgas Covid-19 sampai tingkat Kelurahan dan RT/RW ditegaskan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait PPKM Mikro dan pemberlakuan 5M.

Baca juga: Warga Heboh Jenazah Lansia Di Parluasan Dijemput Satgas