SIANTAR, HETANEWS.com - Menindaklanjuti Instruksi Mendagri Nomor 29 Tahun 2021, Walikota Hefriansyah mengeluarkan surat edaran tentang perpanjangan PPKM berbasis mikro level 3 di Kota Siantar mulai hari ini, Selasa 3 Agustus hingga 9 Agustus 2021 mendatang.

Dilihat dari surat edaran No: 440/3861/VIII/2021 yang diterima Hetanews, terdapat 23 poin larangan yang dibuat selama PPKM Level 3 berlangsung. Tujuannya untuk membatasi lonjakan penyebaran pandemi covid 19. 

Publik area

Merujuk surat edaran, public area atau tempat umum yang tadinya tetap bebas beroperasi meskipun memicu keramaian untuk sementara waktu ditutup.

Beberapa tempat yang dapat beroperasi dalam penerapan PPKM Mikro ini adalah rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, dan lapak jalanan dengan catatan kapasitas konsumen yang makan di tempat hanya sebesar 25%.

Baca juga: Vaksin Kedua Belum Dikirim, Kadinkes: Gak Ada Dampak Walaupun Terlambat, Ahli Minta Tepat Waktu Karna Blom Ada Kajian

Sedangkan untuk pusat perbelanjaan jam operasionalnya dibatasi sampai pukul 20.00 WIB dengan penerapan protokol kesehatan yang diperketat.

Sementara kegiatan di tempat ibadah dapat dilakukan sesuai pengaturan teknis dari Kementerian Agama dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat, penutupan sementara jika ditemukan kasus selama 14 hari dan keterisian
25% dari kapasitas.

Tempat hiburan

Masih dalam surat edaran, tempat hiburan seperti diskotik, klab malam, pub, karaoke, dan yang lainnya tetap diperbolehkan beroperasi dengan mengurangi kapasitas pengunjung dan batas jam operasional hingga pukul 17.00 WIB.

Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke tempat-tempat yang berada dalam PPKM Level 3 diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksin pertama) dan hasil PCR H-2 untuk penumpang pesawat, Antigen H-1 untuk kendaraan selain pesawat.

Posko Satgas Covid-19 sampai tingkat Kelurahan dan RT/RW ditegaskan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait PPKM Mikro dan pemberlakuan 5M.

Baca juga: Penanganan Belum Maksimal, Bantuan Untuk Pasien Isoman Tak Kunjung Tersalurkan