Siantar, Hetanews.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Pematangsiantar diketuai Irwansyah P Sitorus SH MH, meringankan vonis pengedar sabu dan ganja di Tomuan, Simon Bintang M Sianipar (33). Dituntut 12 tahun oleh jaksa, divonis 8 tahun disidang online Pengadilan Negeri Pematangsiantar, Senin (2/8).

Pengacara Erwin Sidagambir SH yang dikonfirmasi hetanews, Selasa (3/8) di kantornya membenarkan hal itu. 

"Benar, vonisnya jadi 8 tahun denda 1 Milyar subsider 3 bulan penjara, potong tahanan yang telah dijalani," jelasnya.

Warga jalan Dalil Tani Ujung Kelurahan Tomuan Siantar Timur ini terbukti mengedarkan 200 gram sabu. Sebahagian sudah dijual, saat ditangkap sisa sabu sebanyak 136,56 gram (bruto). Dituntut jaksa 12 tahun denda 1 milyar subsider 3 bulan penjara.

Terdakwa ditangkap petugas From P.Siahaan, David Silalahi dan Diego P.Sitompul pada Selasa, 9 Maret 2021 di jalan Bah Kora II Kelurahan Sukaraja Kecamatan Siantar Marihat. 

Barang bukti yang disita berupa 5 klip sabu, 1 bungkus klip sabu dan 20 klip sabu serta ganja dan handphone merk Vivo. Lalu dilakukan penggeledahan di rumah terdakwa menyita timbangan digital dan sabu.

Sabu sebanyak itu diakui diterima dari 2 orang suruhan Toni (DPO). Dari 200 gram sabu telah disetorkan uang sebanyak Rp.52.500.000,- ke rekening Toni potong upah 3.200.000.-

Uang hasil penjualan ganja telah disetorkan senilai 2.450 ribu potong upah Rp 1.050.000.- Ganja sebanyak 1 kg, diterima di Taman Bunga Siantar lalu terjual 700 gram.

Hakim berpendapat lain, sehingga memberi keringanan hukuman kepada terdakwa. Terdakwa dipersalahkan melanggar pasal 114 (2) UU RI No.35/2009 tentang peredaran narkotika.