SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Endi Syahputra (35) divonis 4 tahun 8 bulan denda Rp 900 juta subsider 3 bulan penjara. Karena terbukti memiliki 2,18 gram sabu (bruto).

Hakim Roziyanti SH didampingi dua hakim anggota Yudi Dharma SH dan Vivi Sormin SH meringankan hukuman Endi dari tuntutan jaksa 6 tahun denda 800 juta subsider 6 bulan penjara. Putusan tersebut dibacakan dalam persidangan online, Selasa (3/8) di Pengadilan Negeri Simalungun.

Warga Kelurahan Bandar Masilam tersebut dinyatakan bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Sabu sebanyak itu diakui dititipi Tri Siregar (DPO).

Awalnya, terdakwa hanya memesan sepaket sabu dari Tri Siregar seharga Rp 100 ribu untuk dipakai. Sabu tersebut diterima di depan rumah terdakwa pada Rabu, 17 Maret 2021.

Usai menerima sabu, terdakwa menerima titipan 6 paket sabu dari Tri dengan alasan mau mengambil kompor (bong/alat hisap sabu). 

"Nitip dulu ini Bang," kata Tri dan pergi.

Tak lama Tri pergi, terdakwa ditangkap Aswin Manurung, A Sibarani dan Donald Tobing dari Satrrs Narkoba Polres Simalungun. Terdakwa bersama barang bukti langsung dibawa ke Polres Simalungun untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Seyogianya, terdakwa dalam persidangan didampingi pengacara Fransiskus Silalahi SH dari Posbakum, tapi karena pengacara belum hadir dan persidangan tetap dilanjutkan karena terdakwa tidak keberatan.

Atas putusan hakim, terdakwa diberi waktu selama 7 hari untuk menyatakan menerima putusan ataupun mengajukan banding. Persidangan dibantu panitera Jonni Sidabutar SH dinyatakan selesai dan ditutup.