ABOTTABAD, HETANEWS.com - Tempat persembunyian Osama bin Laden kabarnya terungkap dari baju yang dijemur istrinya. Jemuran pakaian itu menjadi penguat petunjuk bagi penyelidik CIA untuk menemukan rumah Osama bin Laden, buron teroris paling dicari pada masanya.

Temuan itu diungkap analis keamanan nasional dan mantan produser CNN, Peter Bergen, dalam buku The Rise and Fall of Osama bin Laden yang akan rilis Selasa (3/8/2021).

Disebutkan tak lama setelah serangan 9/11 yang menewaskan 2.977 orang, keluarga besar Osama berpencar. Osama bin Laden sendiri bersembunyi di pegunungan Afghanistan dan Pakistan utara.

Pada 2004 ketika Amerika Serikat (AS) disibukkan dengan perang di Afghanistan dan Irak, bin Laden disebut merasa pengejaran kepadanya mereda.

Dia kemudian memerintahkan pengawalnya, Ibrahim Saeed Ahmed Abd Al Hamid, untuk membeli tanah, menyewa arsitek, dan membangun rumah cukup besar untuk menampung keluarga yang ingin dia kumpulkan lagi di Abottabad, Pakistan.

Ibrahim lalu memulai misinya. Dia membeli tanah senilai 50.000 dollar AS (kini Rp 720,8 juta) atas namanya sendiri dan merancang bangunan sesuai spesifikasi bosnya.

Osama bin Laden. (AP/New York Daily News)

Rumah itu akhirnya jadi dengan tiga lantai, empat kamar tidur di lantai satu, dan empat lagi di lantai dua, masing-masing dengan kamar mandi dalam. Lantai paling atas berisi kamar tidur, kamar mandi, ruang belajar, dan teras untuk bin Laden.

Anggota keluarganya mulai pindah ke sana pada 2005. Ibrahim yang seolah-olah memiliki rumah, bersama saudaranya, Abrar, dan istri serta anak-anaknya juga silih berganti ke sana. Namun, mereka tinggal di paviliun kecil, bukan di bangunan utama.

Mereka semua menerapkan protokol keamanan ketat agar tidak terdeteksi. Mereka memakai bilik telepon umum di kota-kota besar untuk melakukan panggilan penting, dan mencopot baterai dari ponsel agar tidak bisa dilacak.

Keluarga bin Laden sendiri jarang meninggalkan rumah, kecuali Amal El Sadah, istri ketiga Osama, yang dua kali ke rumah sakit setempat untuk melahirkan dengan nama samaran. Ia menunjukkan surat identitas palsu dan berpura-pura tuli untuk menghindari pertanyaan mencurigakan.

Petunjuk dari jemuran

Foto ini diambil dari sebuah video yang pernah dirilis Departemen Pertahanan AS yang memperlihatkan pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden sedang menonton televisi di rumah persembunyiannya di Abbottabad, Pakistan. (US Department of Defence/Getty/Mirror)

Pada 2010 CIA mendapat petunjuk baru. Seorang informan di kota Peshawar, Pakistan, melihat pria yang diyakini sebagai Ibrahim, pengawal setia bin Laden. Agen CIA membuntutinya, dan pada Agustus 2020 jip putih Ibrahim menuntun CIA ke rumah setinggi 5,4 meter dengan kawat berduri di atasnya.

Rumah tersebut anehnya tidak memiliki saluran telepon atau jaringan internet, padahal untuk ukuran bangunan sebesar itu pastinya pemiliknya sangat kaya. Rumah utamanya besar, ada beberapa jendela, dan balkon terbuka di lantai atas yang dikelilingi tembok tinggi di semua sisi.

"Siapa yang memasang dinding privasi di sekitar teras," tanya retoris Direktur CIA saat itu, Leon Panetta, kepada stafnya. "Tepat," jawab seorang analis.

CIA lalu mendirikan rumah persembunyian di dekat tempat tinggal Osama bin Laden. Mereka mengamati pola hidup warga-warga di sana. Dari pengamatan itu ada temuan menarik.

Para tetangga membuang sampah seperti biasa, tetapi ada satu rumah yang selalu membakar sampah sendiri. Rumah itu juga dikelilingi tembok berisi perkebunan kecil yang memproduksi apel, sayuran, anggur, madu, bahkan ayam dan sapi untuk dikonsumsi.

Sebuah berita tentang tewasnya Osama bin Laden menghiasi halaman depan sebuah surat kabar di Amerika Serikat, tak lama setelah pasukan elite Navy Seals menggerebek persembunyian Bin Laden di Abottabad, Pakistan. (JEWEL SAMAD / AFP )

CIA semakin yakin itu adalah rumah Osama bin Laden ketika mengamati pakaian yang dijemur setiap hari. Menurut perhitungan binatu CIA, pakaian-pakaian itu mencakup milik seorang pria dewasa, beberapa wanita dewasa, dan setidaknya sembilan anak.

Cocok untuk profil poligami Osama bin Laden yang memiliki tiga istri, delapan anak paling bungsu, empat cucu termasuk bayi usia 2-3 tahun, pikir Panetta. Tanggal 14 Desember 2010 dia menyerahkan bukti CIA tersebut ke Presiden Barack Obama.

Tidak ada foto Osama bin Laden yang berhasil dijepret CIA untuk mengidentifikasi dengan jelas itu tempat persembunyiannya, tetapi juga tidak ada bukti lain yang melemahkan temuan itu, tulis Bergen.

Obama pun yakin dengan temuan itu. Dia memerintahkan Navy Seal AS merencanakan operasi, yang pada 1 Mei 2011 akhirnya membunuh Osama bin Laden dalam usia 54 tahun.

Sumber: kompas.com