TOBA, HETANEWS.com - Selamat Sianipar (45) pasien Covid-19 yang videonya viral dianiaya warga meninggal dunia. Sang istri, Lisbet Sitorus  meminta polisi agar menegakkan hukum dengan memproses para pelaku penganiayaan.

"Aparat agar memproses secara hukum karena ini sudah sangat tidak manusiawi. Kami juga meminta perhatian Bapak Presiden Joko Widodo. Jangan pilih bulu dalam penegakkan hukum. Jangan karena kami orang miskin sehingga kasus ini tidak ditegakkan," ujar Lisbet saat menghadiri permakaman suaminya di Desa Sianipar Bulu Silape, Kecamatan Silaen Toba, Kabupaten Toba, Sumatra Utara (Sumut), Senin (2/8/2021).

Dia menyaksikan langsung permakaman suaminya dengan protokol Covid-19 bersama anak semata wayang mereka Tasya Sianipar (15) siswi kelas IX SMP. Turut pula mendampingi sanak saudaranya, salah satunya Elseria Boru Parapat.

Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar yang dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini telah memeriksa 14 orang terkait laporan dugaan pemukulan kepada penderita Covid-19, mendiang Selamat Sianipar.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Sudah 14 orang kami periksa. Kami akan terus dalami kasus ini dan akan dilakukan gelar perkara. Intinya, kasus ini akan diproses,"kata Nelson.

Baca juga: Pria yang Diduga Dianiaya Warga di Sumut saat Isoman Meninggal

Sumber: inews.id