SIANTAR, Hetanews.com - Camat Siantar Barat Pardomuan Nasution bersama Lurah dan Personel Satpoll PP membubarkan kegiatan belajar mengajar (KBM) peroses tatap muka (PTM) di berbagai sekolah. Terutama diwilayah Kecamatan Siantar Barat, Senin (2/8) pagi sekira jam 08.00 WIB.

"Iya betul, tadi pagi kita lakukan sidak karena dapat informasi ada sekolah yang masih memberlakukan proses belajar-mengajar. Jadi langsung kita bubarkan," ujar Camat yang dikonfirmasi, Senin (2/8/21) siang sekira jam 14.36 WIB melalui via pesan whatsapp

Sekolah yang dibubarkan kata Camat, diantaranya Sekolah MBBA (Madrasah Dinyah Takmaliah Amaliyah) yang berada di Jalan Kotanopan. SD YPK (Yayasan Perguruan Keluarga) di Jalan Jawa. Kemudian Sekolah Taman Pendidikan Islam (TPI) yang ada di Jalan Jawa serta Sekolah YP-Teladan di Jalan Singosari, Kota Siantar.

"Kalau Sekolah YPK di Jalan Seram dan SMPN 4 Jalan Kartini ada memang kegiatan tapi hanya mahasiswa yang menjalani KKU (Kuliah Kerja Usaha). Itu tetap kami laksanakan pembinaan dan meminta komitmen sekolah untuk tidak melaksanakan PTM," ujarnya.

Selain berlakukan tatap muka sambung Camat, pihaknya banyak mendapati pelajar yang tidak mengunakan masker. Karenanya Kepala Sekolah diminta langsung memulangkan siswa dan menelpon orang tua siswa masing masing.

"Kita minta orang tua pelajar datang. Karena banyak anak didik tidak menggunakan masker, lalu sambil membubarkan, kami membagikan dan memasangkan masker kepada mereka dan memastikan semua siswa pulang semua," jelasnya Camat.

Usai menyuruh pelajar pulang, Camat juga meminta agar Kepala Sekolah komitmen untuk tidak melakukan PTM sampai proses belajar dapat diperbolehkan oleh pemerintah. Selain itu, Sidak tersebut akan terus dilakukan secara dadakan.