SIMALUNGUN, Hetanews.com - Mespriadi (42) warga Nagori Pardomuan Nauli Kecamatan Pematang Bandar divonis 6,6 tahun denda 1 Milyar subsider 3 bulan penjara. Terdakwa terbukti memiliki 1ons ganja yang dikemas menjadi 10 amp. 

Majelis hakim diketuai Roziyanti SH menyatakan terdakwa bersalah melanggar pasal 114 (1) Jo pasal 132 UU RI No 35/2006 tentang narkotika. Putusan tersebut, konform (sama) dengan tuntutan jaksa Barry Sihombing SH. 

Menurut hakim, Mespriadi terbukti 28 Januari 2021di Nagori Pardomuan Nauli Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun membawa 1 Ons ganja untuk diserahkan kepada Dede Kurniawan (terpisah).

Awalnya melalui percakapan via telepon seluler Dede memesan ganja ganja kepada terdakwa. Terdakwa berjanji, jika barang (ganja) sudah ada akan menghubungi Dede kembali dengan harga Rp 500 ribu.

Sehingga pada saat akan transaksi di belakang rumah Dede yang masih sekampung dengan terdakwa, terdakwa ditangkap polisi.

Setelah diinterogasi oleh petugas,terdakwa mengakui akan mengantarkan ganja pesanan Dede sebanyak 1/2 ons. Lalu, terdakwa Mespriadi bersama barang bukti109,39 gram ganja dibawa ke Polres Simalungun.

Menurut hakim, terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Namun terdakwa mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

 Atas putusan hakim, terdakwa didampingi pengacara Fransiskus Silalahi SH dari LBH Perjuangan Keadilan diberi waktu selama 7 hari untuk menentukan sikap. Menyatakan menerima putusan ataupun mengajukan banding.